
KAIMANANEWS.COM – Sebanyak 268.200 ton beras berkualitas medium siap disalurkan kepada 8.940 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 84 kampung dalam wilayah Kabupaten Kaimana.
Beras program bantuan pangan yang disalurkan melalui Perum Bulog (Badan Urusan Logistik) ini, telah melewati tahapan pemeriksaan bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kaimana, Rabu (2/9/2026).
Plh. Kepala DKPP Kaimana, Yohanes Donbosko Warbal, S.E mengatakan, hasil pemeriksaan kualitas beras menunjukkan beras yang akan disalurkan ini layak untuk dikonsumsi.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan, beras yang akan disalurkan ini layak untuk dikonsumsi. Kualitasnya sama dengan yang biasa diterima ASN,” ungkap Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kaimana ini.
Ia berharap, penyaluran beras kepada penerima manfaat di 84 kampung dalam wilayah Kabupaten Kaimana dapat berjalan lancar. “Bantuan ini untuk masyarakat yang tersebar di 84 kampung. Jadwal penyalurannya sudah ada, kami berharap semuanya berjalan lancar, meskipun memang perlu disesuaikan dengan kondisi cuaca Kaimana,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Kepala Bulog Cabang Fakfak, Ibrahim Wairoy juga menjelaskan, beras yang akan disalurkan dalam program bantuan pangan ini merupakan beras medium produksi dalam negeri.

Bantuan pangan yang akan disalurkan ini lanjutnya, tidak hanya bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga.
Untuk wilayah Kabupaten Kaimana, jumlah penerima bantuan pangan beras sebanyak 8.940 keluarga, yang masuk dalam kategori desil 1 sampai 4 berdasarkan data Kementerian Sosial yang diberikan Dinas Sosial setempat.
Setiap keluarga penerima manfaat lanjutnya, akan mendapatkan jatah 10 kilo gram per bulan dan untuk saat ini akan menerima sekaligus tiga bulan yakni Juli, Agustus dan September. Sehingga jika digabungkan maka setiap keluarga penerima manfaat akan mendapatkan 3 karung atau 30 kilo gram beras.
“Jumlah perbulan untuk 8.940 KK ini 89 ton 400 kilogram, sehingga kalau saat ini disalurkan sekaligus 3 bulan berarti total beras untuk wilayah Kaimana 268 ton 200 kilogram. Jumlah penerima bantuan ini berdasarkan data Dinas Sosial, tugas kami hanya menyalurkan,” terang Kepala Bulog Fakfak ini.
Ia menambahkan, jangka waktu dijadwalkan penyaluran hingga 31 September 2026. “Hari ini selain pemeriksaan kualitas beras, kita juga tandatangan berita acara jadwal penyaluran. Untuk waktu penyaluran itu ditetapkan sampai tanggal 31 September 2026. Tapi nanti akan disesuaikan juga dengan kondisi cuaca,” pungkasnya.
Pemeriksaan kualitas beras program bantuan pangan ini, turut dihadiri Korlap JPL Kaimana Papua Barat, jajaran Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta lainnya. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik