Home / Berita Utama / Speedboat Terbalik, Tim Monitoring Pemda Kaimana Jadi Korban

Speedboat Terbalik, Tim Monitoring Pemda Kaimana Jadi Korban

Bagikan Artikel ini:

KAIMANA- Kejadian naas menimpa speedboat yang ditumpangi 8 pegawai lingkup Pemerintahan Kabupaten Kaimana dan 1 driver, usai melaksanakan tugas monitoring pekerjaan pemerintah di wilayah Distrik Buruway.

Peristiwa ini terjadi Minggu (25/11/2018) sekitar Pukul 19.00 WIT. Speedboat milik Dinas Pendidikan yang mereka tumpangi terbalik di perairan antara Kambala dan Tanjung Simora akibat dihantam ombak.

Semua selamat dalam peristiwa ini, namun 6 diantaranya sedang menjalani perawatan di RSUD Kaimana karena kondisi tubuhnya yang masih lemas.

Abidin Azis Fenetiruma, salah satu korban yang ditemui di RSUD Kaimana menuturkan, peristiwa ini terjadi saat speedboat yang mereka tumpangi dihantam gelombang keras sebanyak dua kali.

Baca Juga:  BBM Satu Harga Bisa Dikelola Koperasi Merah Putih Melalui SPBUN

Sesudahnya, air mulai masuk dan menggenangi bagian dalam longboat. Dalam situasi yang tidak memungkinkan ini, mereka mengambil jerigen BBM untk dijadikan pelampung. Namun yang bertahan dengan bantuan jerigen hanya 7 orang, sedangkan dua lainnya menghilang.

“Itu kejadiannya sekitar jam 7 malam, tiba-tiba ombak besar tabrak longboat sebanyak 2 kali, lalu air mulai masuk kedalam longboat. Untuk selamatkan diri kami ambil jerigen untuk dijadikan pelampung,’’ ungkap Abidin.

Setelah kurang lebih 9 jam lamanya bertahan disekitar perahu yang sudah dalam posisi terbalik, sekitar Pukul 04.00 WIT Senin (26/11), beberapa dari mereka, bergerak mencari bantuan dan bertemu satu kapal yang sedang melintas.

Baca Juga:  Reses di Kaimana, Arifin Sosialisasi UU Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otsus

Dengan bantuan kapal tersebut, seluruh korban, 4 diantaranya perempuan, berhasil dievakuasi. Tiba di pelabuhan mereka langsung dilarikan ke RSUD Kaimana untuk mendapatkan pertolongan.

‘’Setelah 9 jam bertahan, sekitar jam 4 subuh baru ada pertolongan. Alhamdullilah semua 9 orang selamat,” ungkap Abidin sembari menjelaskan, 8 orang selain driver merupakan tim monitoring dari Bappeda Kaimana.

Turut melihat langsung kondisi korban di RSUD Kaimana, Wakapolres Kaimana Kompol Ismail Ibrahim, Sekretaris Bappeda Akbar Sofyan Inan, sejumlah rekan kerja korban, serta keluarga. Hingga berita ini diturunkan, beberapa korban sudah kembali ke rumah. |CR10|IWI|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Fraksi Otsus DPRK Kaimana Minta Pemda Libatkan Pengusaha OAP Dalam Setiap Paket Pekerjaan  

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Fraksi Otonomi Khusus (Otsus) DPRK Kaimana meminta PemerintahDaerah membuka ruang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *