
PASANGAN dengan jargon ‘Perubahan Harga Mati’ Freddy Thie dan Hasbulla Furuada (TERKABUL) merupakan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kaimana yang sangat siap menghadapi debat kandidat.
Pasangan ini tidak hanya siap menjalani debat di Kaimana, tetapi juga siap jika debat kandidat dilaksanakan di iNews TV Jakarta yang sempat ditawarkan pihak KPU Kabupaten Kaimana.
Ketua Tim Pemenangan Terkabul, Lewi Oruw menyampaikan ini saat kampanye terbuka Terkabul di Tugu Lumba-Lumba, (2/11/2020). Dikatakan, Terkabul sudah siap beradu visi misi, serta program aksi dan program unggulan di arena debat.
“Intinya TERKABUL sudah sangat siap menjalani debat kandidat dimana pun tempatnya. Terkabul hadir dengan visi, misi, program aksi dan program unggulan yang nanti akan benar-benar dijalankan,” tegas putra asli Mairasi ini.

Kesempatan yang sama, Lewi juga mengklarifikasi pernyataan sejumlah pihak melalui media sosial, yang menyebut Terkabul minta pelaksanaan debat di Jakarta karena visi, misinya menipu rakyat.
Lewi tegaskan, yang menawarkan debat di Kantor iNews TV adalah KPU pada saat rapat koordinasi di Kantor KPU. Tawaran tersebut muncul setelah KPU sendiri melakukan survey pada beberapa stasiun televisi.
Sementara pihak Terkabul sendiri lanjut Lewi, menerima baik tawaran tersebut dengan pertimbangan agar selain masyarakat Kaimana bisa menyaksikannya secara langsung, juga kualitas gambar dan lainnya bisa lebih bagus.
“Orang yang menebar fitnah itu tidak ada saat rapat koordinasi di KPU. Mereka tidak tahu cerita yang sebenarnya. Pada waktu duduk rapat itu. KPU sampaikan sudah mensurvey beberapa stasiun televisi yakni TVRI Papua, TVRI Papua Barat dan iNews TV. Dari ketiga stasiun ini, yang memenuhi syarat hanya iNews TV. Sementara TVRI Papua Barat alatnya belum lengkap dan TVRI Papua kendalanya banyak daerah yang melakukan Pilkada serentak. Tapi iNews TV ini, kalau siaran dari Kaimana kualitas gambarnya kurang bagus dan biaya yang tersedia di KPU juga tidak cukup. Makanya KPU berpendapat lebih baik dilakukan di Jakarta. Tujuannya supaya kualitas gambar dan lainnya bagus,” terang mantan anggota DPRD Kaimana ini.
Ia kembali menegaskan, melaksanakan debat di Jakarta bukan permintaan tim Terkabul, tetapi merupakan tawaran pihak KPU. Terkabul lanjutnya, pada saat itu meminta agar kegiatan debat ditayang secara live di televisi, sementara pihak Risma meminta disiarkan melalui RRI.
“Kami dari tim Terkabul pada prinsipnya siap mengikuti debat dimana saja yang difasilitasi KPU. Ke Jakarta itu bukan permintaan kami, tapi itu tawaran dari KPU. Kalau kami yang minta itu menyalahi aturan perundang-undangan. Jadi jangan dengar orang yang suka tipu-tipu dan omong kosong itu,” tegasnya dengan nada marah.
Ia mengajak masyarakat Kaimana dari Pigo sampai Ure untuk memberikan dukungan kepada pasangan Terkabul karena visi, misi dan program kerjanya sangat jelas dan terukur. “Supaya semua program yang Terkabul tawarkan terlaksana, pada 9 Desember nanti coblos nomor 1,” ajaknya. |RED|KN1|

KAIMANA NEWS Media Informasi Publik