Home / Berita Utama / Dewan Adat Kaimana Minta Perekrutan Calon Polisi atau Tentara Otsus Dihentikan

Dewan Adat Kaimana Minta Perekrutan Calon Polisi atau Tentara Otsus Dihentikan

Bagikan Artikel ini:

KECEWA akibat banyak anak asli Papua yang gugur, Ketua Dewan Adat Kaimana, Yohan Werfete, meminta agar perekrutan calon Polisi maupun Tentara melalui jalur Otonomi Khusus (Otsus) dihentikan.

“Saya merasa ada yang ganjal soal rekrutmen calon Polisi atau Tentara jalur Otsus ini. Sebagai orangtua saya berharap sebaiknya dihentikan saja karena tidak benar-benar memprioritaskan anak asli Papua,” ujar Yohan Werfete kepada awak media di Gedung Pertemuan Kaimana, Krooy, Kamis (24/6/2021)

Baca Juga:  22 Medali Emas Hantar Kaimana Raih Juara Umum MTQ VII

Ia mengatakan, kejanggalan tersebut terlihat dari banyaknya  anak asli Papua yang tidak lolos dan terpaksa pulang ke daerah masing-masing, sementara yang bukan asli Papua justru mendapatkan peluang besar.

“Karena bilang otonomi khusus tapi tidak dikhususkan untuk orang Papua, malah kesempatan itu dimanfaatkan oleh orang lain. Maka sebagai masyarakat adat saya meminta agar perekrutan di tahun depan sebaiknya ditiadakan,” ujarnya.

Baca Juga:  Pimpin Misa Penutupan Bulan Maria di Kaimana, Uskup Hilarion: Jadilah Katolik yang Militan

Dikatakan, perekrutan calon Polisi maupun Tentara tersebut menggunakan dana Otsus. Oleh karenanya harus benar-benar memprioritaskan putra/putri asli Papua.

“Harapannya jalur Otsus ini bisa berguna bagi Orang Asli Papua, tapi kenyataan tidak benar-benar mengakomodir anak Papua. Maka baiknya dihentikan atau ditiadakan saja,” pungkasnya. |DAR|KN1|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Pimpin Misa Natal, Pastor Yohanes Ajak Umat Katolik Kaimana Tidak Remehkan Hal Kecil   

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Perayaan misa Natal di Gereja Katolik Paroki Santo Martinus Kota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *