
PEMERINTAH Kabupaten Kaimana melalui kebijakan Bupati Freddy Thie akan mengalokasikan anggaran khusus untuk insentif para pekerja bidang keagamaan seperti imam, pendeta, pastor hingga guru sekolah minggu dan guru mengaji.
“Dua minggu lalu saya sebagai Bupati Kaimana telah menandatangani SK berkaitan dengan pemberian insentif untuk pendeta, pastor, iman dan juga guru sekolah minggu maupun guru mengaji,” ungkap Bupati Freddy Thie saat peletakan batu pertama pembangunan rumah pastoti Jemaat GPI Elim Kali Sukun, Senin (20/9/2021).

Dikatakan, untuk memastikan bahwa penerima insentif masih berada di Kaimana, pihaknya meminta Dinas Sosial untuk melakukan pengecekan dan validasi data agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.
“Lewat Dinas Sosial saya sudah minta supaya pastikan datanya harus benar. Kalau perlu lakukan validasi data lewat yayasan atau lembaga gereja maupun masjid untuk memastikan bahwa yang menerima bantuan itu benar-benar ada di Kaimana. Jangan orangnya sudah pergi tapi namanya masih ada di Kaimana,” tegas Bupati disambut tepuk tangan hadirin.
Bupati juga mengaku sedikit terlambat. “Mungkin ini agak terlambat tetapi kita pemerintah daerah mau pastikan bahwa yang sedikit ini benar-benar kami berikan dan bisa membantu bapak-ibu sebagai pelayan umat,” tutupnya. |RED|KN1|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik