
KAIMANANEWS.COM – Fraksi Partai Golkar DPRD Kaimana menyoroti kondisi beberapa ruas jalan dalam Kota Kaimana yang rusak dan digenangi air pada saat turun hujan.
Padahal, pada tahun 2022 ada sisa anggaran kegiatan pemeliharaan rutin jalan sebesar Rp.2.017.657.600 dari total anggaran sebesar Rp.4.077.200.500. Dana dimaksud hanya terpakai sebesar Rp.2.059.542.900 atau 50,51%.
Melalui juru bicara fraksi, Frans Amerbay pada Rapat Paripurna Penetapan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Tahun 2022 di Ruang Auditorium DPRD, Kamis (10/8/2023) lalu, fraksi ini meminta penjelasan Bupati Kaimana terkait penyebab masih rendahnya serapan anggaran belanja rehabilitasi jalan dimaksud.
“Mencermati sisa anggaran yang jumlahnya cukup signifikan sementara ditemukan bahwa hingga saat ini beberapa ruas jalan dalam kota Kaimana dalam keadaan rusak dan digenangi air saat turun hujan sehingga mengganggu aktifitas pengguna jalan. Mohon penjelasan Saudara Bupati penyebab masih rendahnya serapan anggaran belanja rehabilitasi jalan tersebut,” ucap Frans.
Menjawab masalah ini, Bupati Kaimana Freddy Thie menjelaskan, terkait anggaran pemeliharaan rutin jalan sebesar Rp.2.017.657.600 telah dilaksanakan pada ruas jalan raya Utarum telah berkontrak pada bulan desember tahun anggaran 2022, dan diselesaikan pada tahun 2023. |RED|


















KAIMANA NEWS Media Informasi Publik