
KAIMANANEWS.COM- Ini merupakan trend baru dalam catatan sejarah percaturan politik Pemilukada di Kabupaten Kaimana setelah empat kali melaksanakan pemilihan langsung Bupati dan Wakil Bupati.
Kali ini, jelang Pemilukada langsung yang kelima di Kabupaten Kaimana, jumlah bakal calon yang mengambil formulir pendaftaran di partai politik mengalami peningkatan yang signifikan dibanding Pemilukada sebelumnya.
Entah apa yang dipikirkan oleh para bakal calon, yang jelas mereka sedang membaca peluang terkait arah kiblat politik Kaimana jelang Pemilukada serentak 27 November 2024, sembari entunya sambil berharap-harap cemas bakal digandeng oleh yang dianggap memiliki power.
Berdasarkan data yang dihimpun Kaimana News.Com, sejak dibukanya pendaftaran sejak 22 April dan 25 April hingga Senin (29/4/2024), jumlah bakal calon bupati maupun bakal calon wakil bupati Kaimana yang mengambil formulir di PDI Perjuangan maupun Partai Demokrat mencapai 20 orang.
Dari jumlah ini, 5 diantaranya mengambil formulir ganda di dua partai politik, sementara sisanya mengambil formulir hanya pada satu partai politik.
Mereka yang memgambil formulir di PDIP adalah; Jonmer E. Busira, Zakarias Fenetiruma, Hasan Achmad, Edy Klaus Kirihio, Abdul Rahim Furuada, Frans Amerbay, Decky Surbay, Thamrin Lamuasa, Apolos Wetebossy, Pieter Tafre, Lewi Oruw, Luther Rumpumbo, Amos Oruw, Syaifudin Sirfefa, Yahya Laupe Rado.
Sementara di Partai Demokrat; Apolos Wetebosy, Edy Klaus Kirihio, Fazlurachman Ombaer, Kasir Sanggei, Fatamsya Furu, Lewi Oruw, Yehadi Alhamid, Bahar Alhamid, Syaifudin Sirfefa dan Yahya Laupe Rado.
Dari data diatas, bakal calon yang mengambil formulir di dua partai adalah; Edy Klaus Kirihio, Apolos Wetebosy, Syaifudin Sirfefa, Lewi Oruw dan Yahya Laupe Rado.
Hingga berita ini diturunkan, dari sekian banyak nama yang terdaftar, belum ada nama incumbent Freddy Thie dan Hasbulla Furuada. Belum diketahui pasti kapan kedua incumbent bakal mendaftar. |RED|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik