Home / Pendidikan / SLB Negeri Terpadu Hadir di Kaimana, 28 Murid Menunggu Kepastian KBM

SLB Negeri Terpadu Hadir di Kaimana, 28 Murid Menunggu Kepastian KBM

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM – Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Terpadu jenjang TK, SD, SMP dan SMA hadir di Kaimana untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin menyekolahkan anaknya yang berkebutuhan khusus.

Namun sekolah dengan konstruksi bangunan permanen sebanyak 3 unit yang terletak di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Bantemi Kaimana ini, belum difungsikan karena beberapa kendala teknis yang dihadapi, padahal jumlah murid yang mendaftar sudah mencapai 28 orang.

Plt. Kepala SLBN Terpadu Kaimana, Monika Mira Saludung, S.Pd saat dikonfirmasi terkait adanya desakan sejumlah orangtua murid agar sekolah segera diaktifkan menjelaskan, sekolah luar biasa terpadu ini merupakan program Pemerintah Provinsi Papua Barat.

Sehingga untuk pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) lanjut Mira biasa disapa, masih menunggu petunjuk dari Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat selaku pihak yang akan membiayai operasional sekolah kedepannya.

Disisi lain ia juga membenarkan, jumlah murid yang sudah mendaftar pada SLBN Terpadu Kaimana ini sebanyak 28 orang, terdiri dari 11 perempuan dan 17 laki-laki berusia dibawah 17 tahun, dengan latar belakang kecacatan dan keterbelakangan mental yang bervariasi.

Baca Juga:  Dewan Adat Kaimana Dukung Pembelajaran Mulok Bahasa Mairasi Masuk Sekolah-Sekolah

Sebanyak 28 anak ini lanjutnya, nantinya akan menjalani proses belajar pada tingkat TK, SD, SMP dan SMA mengingat sekolah yang dibangun ini merupakan sekolah terpadu untuk tiga jenjang yang disatukan dalam satu bangunan.

“Total murid yang sudah mendaftar memang ada 28 orang, sebagian berasal dari beberapa sekolah umum, sebagian lagi pernah sekolah namun berhenti, sementara lainnya belum pernah sekolah. Saat ini mereka memang masih menunggu kapan dimulainya proses belajar, terutama orangtuanya juga sering bertanya terkait kepastian masuk sekolah,” ungkap Mira, Senin (11/8/2025).

Namun untuk kepastian kegiatan belajar mengajar Mira sendiri mengaku belum bisa memastikan waktunya, karena ada beberapa fasilitas yang menjadi kebutuhan dasar untuk operasional sekolah belum disiapkan dan masih menunggu petunjuk dari provinsi.

Baca Juga:  Potong Tumpeng Warnai Acara Puncak Hari Pendidikan Nasional di Kaimana

“Seperti air bersih untuk toilet belum disediakan, juga listrik belum terpasang. Kami masih berupaya untuk melengkapinya supaya ketika anak-anak sudah mulai sekolah, kebutuhan dasar ini sudah tersedia. Untuk menyiapkan semua ini kami masih menunggu anggaran dari provinsi,” ungkapnya.

Ia juga menyebut, SLBN Terpadu ini terdiri dari 3 unit bangunan, terdiri dari 1 unit bangunan kantor dan 2 unit untuk kegiatan belajar mengajar dengan kapasitas 7 ruang. Sementara untuk tenaga pengajar, saat ini yang sudah siap mengabdi sebanyak 5 orang, 2 diantaranya berstatus PNS dan 3 lainnya honorer.

Dari total 5 orang tenaga pengajar sebutnya, 3 diantaranya telah mengikuti pendidikan dan pelatihan khusus di Yogyakarta terkait pengelolaan SLB. “Untuk sementara ini guru yang sudah siap mengajar ada 5 orang, termasuk didalamnya ada tenaga terapi dan psikolog,” pungkas guru yang dalam proses mutasi dari SMP YPK ke SLBN Terpadu Kaimana dibawah Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat ini. |isw| 


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Pemkab Kaimana Gandeng Surya Institute Latih Matematika GASING Bagi Siswa SD dan SMP

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Kaimana melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *