Home / Kesehatan / Dinkes Kaimana Gelar Pelatihan Surveilans PD3I Bagi Petugas Puskesmas

Dinkes Kaimana Gelar Pelatihan Surveilans PD3I Bagi Petugas Puskesmas

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) menggelar Pelatihan Surveilans Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) bagi petugas surveilans di Puskesmas, 6-12 Oktober 2025.

Kegiatan yang digelar di Grand Papua Hotel Kaimana bekerjasama dengan Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Makassar ini, dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Kesmas Dinas Kesehatan Kaimana, Lilly Haryati, S.Gz., M.M, Senin (6/10/2025).

Kabid Kesmas Lilly Haryati dalam sambutannya mengatakan, imunisasi masih menjadi permasalahan besar, yang diharapkan dapat dilaksanakan secara terus menerus sesuai standar sebagai upaya preventif dalam melakukan pencegahan penyakit dan menimbulkan kekebalan tubuh seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit.

Baca Juga:  Mulai Juli 2024, RSUD Kaimana akan Operasikan Aplikasi Rekam Medis SIMRS GOS

Mengingat pentingnya surveilans PD3I ini, Kabid Kesmas mengajak seluruh peserta pelatihan untuk dapat memanfaatkan waktu selama 6 hari dengan baik, sehingga ketika turun ke tempat tugas dapat melakukan surveilans PD3I sesuai ilmu yang didapat saat pelatihan.

“Pelatihan ini sangat penting dan saya mewakili Kepala Dinas berharap dari pelatihan ini ada sesuatu yang bisa dibawa pulang, dalam hal ini ilmu tentang bagaimana melakukan survei penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi itu bisa diterapkan di tempat tugas masing-masing. Manfaatkan waktu selama 6 hari ini dengan baik agar pelayanan kesehatan bagi masyarakat terus kita tingkatkan,” ucap Lilly Haryati.

Baca Juga:  Bupati Freddy Launching Ruang Bersalin ‘Delima’ UPTD Puskesmas Kaimana

Sebelumnya, Ketua Panitia Penyelenggara, Maria Katarina Adopak, S.Tr.Keb., M.M dalam laporannya menjelaskan, pelatihan surveilans PD3I ini diikuti oleh 30 peserta dari 10 Puskesmas, Pustu dan RSUD.

Pelatihan secara umum bertujuan agar peserta mampu melakukan Surveilans PD3I di Puskesmas masing-masing sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara tujuan khususnya lanjut Maria Adopak, agar peserta dapat menjelaskan PD3I, menjelaskan konsep dasar surveilans epidemiologi, melakukan surveilans portusis, melakukan komunikasi risiko dan lainnya.

Pelatihan lanjutnya, melibatkan dua orang fasilitator dari BBKP Makassar, dengan bentuk kegiatan berupa pelatihan dengan metode full klasikal mencakup teori, penugasan dan praktik penugasan. |isw|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Kabid P2P Dinkes Kaimana: Pengobatan Pasien ODGJ Bisa Dilayani Puskesmas  

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang selama ini harus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *