
KAIMANANEWS.COM – Wakil Ketua DPRK Kaimana, Kasir Sanggei meminta Pemerintah Daerah melalui dinas terkait untuk serius menyediakan sarana transportasi laut yang layak untuk masyarakat menuju distrik dan kampung, sekaligus untuk layanan wisata pada hari Sabtu dan Minggu.
Penyediaan sarana transportasi laut dimaksud diharapkan tidak asal-asalan apalagi menggunakan kapal bekas yang tak layak berlayar, mengingat kondisi geografis perairan Kaimana menuju distrik-distrik dan kampung cukup beresiko baik pada musim timur maupun musim barat.
Saran Wakil Ketua DPRK Kaimana ini disampaikan menyikapi adanya rencana program Dinas Perhubungan Kabupaten Kaimana untuk menambah armada kapal perintis menuju wilayah distrik, sementara satu unit kapal yang disubsidi sebelumnya masih dalam kategori tidak layak.
“Kalau mau pengadaan kapal perintis untuk melayani masyarakat harus yang benar-benar layak. Usahakan kapalnya masih baru, mewah dan kalau bisa kapal cepat supaya sekaligus melayani kunjungan wisata. Kapal diperlukan karena hampir semua distrik di Kaimana ini hanya dapat dijangkau melalui laut, kecuali Yamor masih ada alternatif lain. Jadi, kalau sudah disediakan anggarannya, Dinas terkait harus serius menyediakan kapal yang benar-benar layak berlayar,” ujarnya, Kamis (22/1/2026).
Politisi Partai Demokrat ini juga mengingatkan, penyediaan kapal untuk mengangkut masyarakat harus pula mempertimbangkan kondisi geografis perairan Kaimana yang sewaktu-waktu berubah, baik pada musim angin timur maupun angin barat.
“Sehingga kapalnya mesti layak, baik dari sisi mesin, juga fisik kapal harus bersih. Pertimbangkan juga kita disini kan ada dua musim, musim barat dan musim timur. Kan tidak mungkin hanya layani saat musim teduh. Kita tidak tahu sewaktu-waktu dalam perjalanan terjadi perubahan cuaca, itu mesti diantisipasi sejak awal karena yang diangkut ini manusia. Jadi pemerintah harus serius dalam menyediakan kapal,” tegasnya.
Ia bahkan berharap agar pengusaha lokal bisa memainkan peran melalui penyediaan kapal-kapal yang layak yang sesuai kondisi perairan Kaimana, untuk selanjutnya melakukan kerjasama dengan pemerintah daerah.
“Diharapkan pengusaha lokal di Kaimana bisa memainkan peran, berani berinvestasi di bidang itu dengan menyediakan kapal yang layak. Untuk jangka panjangnya bicaralah dengan pemerintah untuk kerja sama. Tapi layanan harus bagus, jangan hanya mencari untung,” ujarnya.
Ia menyarakan, pemerintah perlu menyediakan dua unit armada kapal, Satu ke arah Lobo sampai Etna, satu ke arah Buruway-Arguni. “Bisa saja beli kapal cepat 2 unit kemudian dikontrakan. Satu ke Lobo-Etna, satu arah Buruway-Arguni. Kalau kapal ke Arguni, bisa bersandar saja di Kampung Tanggaromi. Intinya harus serius, tidak boleh setengah-setengah hati dalam melayani dan melihat persoalan masyarakat,” pungkasnya. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik