
KAIMANA- Dipusatkan di Gedung Serba Guna GPI Rehobot, Rabu (27/2/2019), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Cabang Kabupaten Kaimana menggelar Musyawarah Daerah (Musda) dalam rangka pembentukan pengurus baru dan membahas program kerja periode yang akan datang.
Hadir dalam kegiatan yang dibuka Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kaimana Tahmid Husein, SE ini, Sekretaris PPNI Papua Barat Sanco Abdullah, S.Kep.NS, Ketua DPRD Kaimana Frans Amerbay, SE, Kepala Dinas Kesehatan Kaimana Arifin Sirfefa, SKM,MM, Direktur RSUD Kaimana dr. Joulanda Mentang, MM, Ketua Dewan Adat Kaimana Johan Werfete dan lainnya.
Ketua Panitia Pelaksana Musda, Hans Janes Litaay, S.Kep,NS dalam laporannya mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan sehari ini melibatkan 75 peserta, masing-masing; keterwakilan komisariat RSUD Kaimana 15 orang, Dinas Kesehatan 5 orang, komisariat dari 10 Puskesmas 50 orang masing-masing diwakili 5 orang, komisariat klinik Polres, Kodim dan Misi total 6 orang, pengurus kabupaten 3 orang, serta peninjau dari PPNI Provinsi Papua Barat 1 orang.
Kegiatan ini lanjut Litaay, digelar berdasarkan keputusan Dewan Pengurus Wilayah PPNI Provinsi Papua Barat Nomor: 004/DWP-PPNI/SK/K.S/IX/2017 tanggal 26 September 2017 tentang pemberian mandat dan pengesahan panitia Musda PPNI Kabupaten Kaimana untuk melaksanakan Musda PPNI Tahun 2019.
Dijelaskan, pelaksanaan kegiatan yang dibiayai dari swadaya anggota PPNI dan dukungan donatur, selain bertujuan membentuk kepengurusan baru PPNI Kaimana, juga akan diisi dengan seminar sehari tentang registrasi tenaga kesehatan.
“Kami berharap Musda ini menjadi moment penting untuk meningkatkan profesionalisme dan semangat para perawat dalam bersaing dengan profesi lain di bidang kesehatan, guna meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Kabupaten Kaimana,” ujarnya. |CR13|AWI|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik