BUPATI Kaimana Drs. Matias Mairuma didampingi Kapolres AKBP Robert A. Pandiangan, SIK,MH, Kamis (13/6/2019), memimpin Apel Gabungan Konsolidasi Berakhirnya Operasi Ketupat Mansinam 2019 dan Persiapan PAM Sidang Perselisihan Hasil Pemilu Tahun 2019.
Apel konsolidasi yang dilaksanakan di Halaman Apel Kodim 1804/Kaimana ini, melibatkan peserta perwakilan dari TNI, Polri, Satpol PP-Damkar, Pelajar Pramuka, Senkom dan lainnya.
Bupati Matias membacakan amanat tertulis Kapolda Papua Barat, Drs. Herry Rudolf Nahak, M.Si mengatakan, pelaksanaan pengamanan hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah tahun 2019 telah berjalan aman, tertib dan lancar sesuai rencana. Menurutnya, tantangan tugas operasi ketupat tahun ini, berbeda dengan tahun sebelumnya, dikarenakan pada tahun ini juga bertepatan dengan pesta demokrasi 2019 yang masih berlangsung.
Tantangan tugas operasi ketupat yang dibarengi dengan operasi pengamanan Pemilu lanjut Kapolda, terasa cukup berat, khususnya bagi saudara kita TNI/Polri yang sedang berjuang di ibukota negara. “Namun kita sangat bersyukur karena wilayah kita Provinsi Papua Barat sampai saat ini masih dalam keadaan aman,” ungkapnya.
Disebutkan, analisa dan evaluasi terhadap penyelenggaraan operasi ketupat di Provinsi Papua Barat Tahun 2019 menunjukkan tingkat keberhasilan yang sangat baik. Koordinasi dan kerjasama sinergis seluruh pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan Operasi Ketupat Mansinam 2019 ini juga mendapatkan apresiasi positif dari publik.
Hal tersebut lanjutnya, ditandai dengan tidak adanya aksi serangan teror, gangguan kejahatan konvensional yang meresahkan masyarakat dapat ditekan dimana dari 58 kasus tahun 2018 menjadi 47 kasus pada tahun 2019 atau turun sebesar 19%. Selain itu, tidak adanya kasus intoleransi maupun kekerasan antar kelompok serta terpeliharanya stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok ditengah masyarakat.
“Demikian pula ngka kecelakaan lalulintas selama waktu mudik dan balik dari 25 kejadian pada tahun 2018 turun menjadi 9 kejadian pada tahun 2019 atau sebanyak 64%, serta menurunnya angka kematian laka lantas dari 3 orang menjadi 2 orang,” terangnya.
Kapolda juga ingatkan, pada tanggal 14 Juni 2019 akan dimulai sidang pendahuluan perselisihan hasil Pemilu Presiden. Sidang akan dilaksanakan di Jakarta, namun kita di daerah, tidak boleh lengah dan tetap melaksanakan kegiatan Kepolisian dalam rangka antisipasi adanya pihak-pihak yang menginginkan terjadinya kerusuhan di Provinsi Papua Barat dan di ibukota negara. |AWI
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik