Home / Berita Utama / Bar dan Miras Picu Tingginya Jumlah Pengidap HIV-AIDS di Kaimana

Bar dan Miras Picu Tingginya Jumlah Pengidap HIV-AIDS di Kaimana

Bagikan Artikel ini:

KEPALA Dinas Kesehatan Kaimana, Arifin Sirfefa, SKM,MM mengakui, jumlah penderita HIV-AIDS di Kabupaten Kaimana terus mengalami peningkatan. Salah satu pemicu terjadinya peningkatan jumlah penderita HIV-AIDS ini adalah hadirnya Miras dan Bar yang berbuntut pesta seks.

Dikatakan, minuman keras (Miras) menjadi pemicu karena dalam keadaan tidak sadar setelah mengkonsumsi miras orang cenderung melakukan pesta sex. Demikian pula Bar, yang pada umumnya memperkerjakan pelayan seks yang ketika berhubungan dengan pasangan tidak mengenakan kondom.

“Dari data yang kami peroleh, ada beberapa orang yang terjangkit HIV-AIDS melalui hubungan intim di tempat-tempat hiburan seperti bar. Mereka cenderung tidak menggunakan alat pelindung,” ungkapnya.

Baca Juga:  Wakil Gubernur dan MUI Papua Barat Gelar Safari Ramadhan di Kaimana

Dikatakan, tidak adanya aturan dan sanksi yang tegas terhadap peredaran Miras dan pengoperasian Bar menyebabkan dua jenis kegiatan ini masih bebas dinikmati oleh masyarakat, dalam hal ini mereka yang terbiasa mengkonsumsi miras dan mengunjungi bar. Apabila ini terus dibiarkan, maka angka pengidap HIV-AIDS di Kaimana akan terus mengalami peningkatan.

Ia berharap, kedepan Pemerintah Daerah menyiapkan aturan yang lebih tegas dan mengikat semua pihak baik terhadap peredaran miras maupun pengoperasian bar. Kepada para pemilik Bar juga Arifin berharap, agar sebaiknya tidak membuka ruang untuk layanan seks komersial. Namun jika memang sulit dibendung, pemilik bar diminta membuat aturan yang mewajibkan para pejaja seks maupun tamu untuk menggunakan pelindung.

Baca Juga:  Masa Jabatan Kepala Kampung Diperpanjang Hingga 2027

Tidak hanya Bar, Arifin juga menyebut, beberapa rumah kos-kosan juga menyediakan layanan sex secara terselubung. Kos-kosan seperti ini cenderung dimanfaatkan oleh anak muda untuk melakukan pesta seks. “Ini yang perlu kami antisipasi, karena paling banyak itu modus awalnya pesta miras, setelah itu lanjut ke pesta seks. Dan ini yang sering kami temukan,” tukasnya mengakhiri.

Laporan: David Rahangiar

Editor: Isabela Wisang


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Kampung Trikora Kaimana Gelar Pelatihan Penataan Arsip Guna Peningkatan Kualitas Pelayanan

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Dalam rangka memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Kampung Trikora, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *