Home / Berita Utama / Berbagi Kasih, Sahabat Frans Amerbay Bersama YSB Donasikan Ratusan Paket Sembako

Berbagi Kasih, Sahabat Frans Amerbay Bersama YSB Donasikan Ratusan Paket Sembako

Bagikan Artikel ini:

SUKSES menyalurkan bantuan Sembako dengan biaya pribadi, Senin (11/5/2020), Frans Amerbay dibantu para relawan kembali turun ke masyarakat untuk menyalurkan 350 paket Sembako kerjasama dengan Yayasan Solidaritas Bangsa (YSB).

Aksi sosial yang berlangsung di beberapa titik mulai dari kota hingga kampung-kampung ini bertujuan membantu masyarakat khusus asli Papua yang mengalami kesulitan ekonomi selama Pandemi Covid-19.

Frans Amerbay, saat dikonfirmasi mengatakan, berbagi kasih melalui penyaluran bantuan paket Sembako bersama Yayasan Solidaritas Bangsa ini bertujuan membantu masyarakat Kaimana yang mengalami kesulitan ekonomi di tengah wabah Covid-19.

Kegiatan berbagi kasih yang dilakukan Yayasan Solidaritas Bangsa ini, aku Frans, muncul setelah melihat dirinya bersama para relawan turun ke masyarakat membagikan bantuan 250 paket Sembako.

Baca Juga:  Seleksi Sekda Kaimana Berakhir, Wabup: Siapa Pun yang Terpilih, Itulah yang Terbaik

“Kalau saya secara pribadi sudah menyalurkan bantuan sebanyak 250 paket Sembako. Saat ini kami lanjut menyalurkan Sembako dari Yayasan Solidaritas Bangsa. Mereka meminta kami untuk menyalurkannya kepada masyarakat Kaimana,” terang anggota DPRD Kaimana dari Partai Golkar ini.

Dijelaskan, Yayasan Solidaritas Bangsa ini beralamat di Bandung dan telah membantu kurang lebih 3 kabupaten di Provinsi Papua barat yakni; Manokwari, Fakfak dan Kaimana.

Sasaran utama penyaluran Sembako adalah masyarakat asli Papua yang kondisi ekonominya minim, terutama para janda dan duda.

Untuk Kabupaten Kaimana sendiri lanjut Frans, penyaluran Sembako difokuskan di Distrik Kaimana wilayah kota dan Distrik Arguni. Paket Sembako dimaksud berupa 1 karung beras 5 Kg, 2 kilo gula, dan 2 botol minyak goreng.

Baca Juga:  Hadiri Perayaan Hari Ibu ke-97, Asisten II Minta Kaum Perempuan Kaimana Tingkatkan Kapasitas Diri

Frans Amerbay juga jelaskan, penyaluran bantuan menggunakan sistim pendataan, karena harus dipertangungjawabkan kepada pihak yayasan.

“Karena ini penyaluran dari yayasan, sehingga perlu ada laporan pertanggungjawaban berupa KTP dan tandatangan penerima. Kami juga menyiapkan 100 paket sembako untuk para imam dan Marbot,” terang Frans.

Ditambahkan, untuk wilayah yang sulit dijangkau, paket bantuan dititipkan melalui keluarganya yang kebetulan datang ke kota.

“Kami dianjurkan untuk menyalurkan langsung kepada masyarakat asli Papua. Tapi karena kesulitan transportasi, sebagian kami titipkan melalui keluarga mereka yang turun ke kota,” tutup mantan Ketua DPRD Kaimana ini. |DAR|AWI|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Pimpin Misa Natal, Pastor Yohanes Ajak Umat Katolik Kaimana Tidak Remehkan Hal Kecil   

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Perayaan misa Natal di Gereja Katolik Paroki Santo Martinus Kota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *