Home / Berita Utama / BKKBN PB Gandeng Dinsos Kaimana Gelar Pelatihan Pendamping Keluarga

BKKBN PB Gandeng Dinsos Kaimana Gelar Pelatihan Pendamping Keluarga

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM- Dalam rangka penurunan angka stunting. Dinas Sosial Kabupaten Kaimana menggelar Pelatihan dan orientasi tim Pendamping Keluarga Pada tingkat Kecamatan di Kabupaten Kaimana.

Pelatihan tim pendamping keluarga diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari, 16 orang team pendamping stuting, 33 orang Kader Posyandu dan 11 orang tenaga kesehatan dari Puskesmas dan RSUD Kaimana. Bertempat Rumah makan belia, jalan utarum kaki air kecil, Rabu (5/4/2023)

Sambutan Kepala Perwakilan BKKBN Papua Barat, yang dibacakan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kaimana, Yakob Surbay mengatakan, Pelatihan / Orientai bagi TPK Tingkat Kecamatan tahun 2023 merupakan wadah penyaluran pengetahuan dan pemahaman kepada para fasilitator TPK pada semua lokasi TPK yang ada di Provinsi Papua Barat.

Kata dia, Tujuan pelatihan fasilitator TPK adalah untuk memberikan pemahaman bagi para peserta yang merupakan tenaga pendamping Keluarga terhadap fungsi, peran dan tugas sebagai Tim Pendamping Keluarga dalam upaya percepatan penurunan stunting.

Baca Juga:  Pemeliharaan Jaringan, PLN Kaimana akan Berlakukan Pemadaman Listrik di Sejumlah Titik

Selama 1 hari pelatihan ini, peserta akan dibekali dengan beberapa meteri antara lain: Kebijakan Pelaksanaan Pendampingan Keluarga, Overview Pendampingan Keluarga dalam Percepatan Penurunan Stunting, Aplikasi Elsimil bagi TPK .

Fasilitator pada pelatihan ini adalah team teaching dari Perwakilan BKKBN Provinsi Papua Barat yang telah mengikuti TOT Pelatihan Teknis Tim Pendamping Keluarga Dalam Percepatan Penurunan Stunting tanggal 28 Januari – 01 Februari 2023, yang diselengggarakan oleh PUSDIKLAT BKKBN.

Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021, tentang Percepatan Penurunan Stunting, dimana BKKBN di beri mandat dan ditugaskan sebagai koordinator pelaksana percepatan penurunan stunting di Indonesia termasuk juga kita di Perwakilan BKKBN Provinsi Papua Barat.

Kepala BKKBN RI dalam berbagai kesempatan memberikan penegasan bahwa peran keluarga harus dioptimalkan sebagai entitas utama dalam pencegahan stunting.

Saat ini salah satu persoalan yang perlu menjadi perhatian dalam membentuk generasi yang berkualitas adalah adanya resiko stunting, mengingat sangat diperlukannya intervensi pemerintah untuk menghindarkan generasi yang akan datang dari kondisi stunting.

Baca Juga:  DPRD Soroti Beberapa Ruas Jalan Dalam Kota Rusak dan Digenangi Air

Untuk mengoptimalkan peran keluarga, salah satunya dilakukan proses intervensi dalam bentuk pendampingan petugas BKKBN yang bersinergi dengan Kader PKK, Kader KB maupun Bidan, yang disebut sebagai Tim Pendamping Keluarga.

Diharapkan dengan adanya pendampingan keluarga maka upaya untuk melakukan Percepatan Penurunan Stunting dapat terlaksana dengan baik.

Diakhir sambutannya, Kepala Dinas Sosial kembali mengingatkan kembali kepada seluruh jajarannya, agar dapat bekerja sama dalam mempersiapkan pelaksanaan kegiatan ini, sehingga dapat berjalan dengan lancar.

“Saya berharap kepada seluruh peserta pelatihan, agar dapat menyerap seluruh materi dengan baik sehingga dalam pelaksanaannya, dapat memahami cara, dalam mendorong percepatan penurunan stunting di Propinsi Papua Barat,” pungkasnya. |SMI|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Pimpin Misa Natal, Pastor Yohanes Ajak Umat Katolik Kaimana Tidak Remehkan Hal Kecil   

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Perayaan misa Natal di Gereja Katolik Paroki Santo Martinus Kota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *