
WAKIL Bupati Kaimana, Hasbulla Furuada, SP, mengajak Pemuda Katolik Kaimana menjadi pelopor pemersatu di Kabupaten Kaimana. Pemuda Katolik harus punya semangat juang yang tinggi dalam melayani sesama sehingga apa yang dilakukan bisa membawa berkah bagi banyak orang.
Wabup Hasbulla menyampaikan ini ketika membuka secara resmi kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapenta) dan Musyawarah Pertama Pemuda Katolik Komisariat Kaimana di Aula Gereja Stasi Ambrosius Krooy, Sabtu (26/6/2021).
Turut hadir dalam kegiatan yang mengusung tema “Membangun ideologi kebangsaan kaum muda katolik yang berpegang teguh pada kebhinekaan serta iman kristiani” ini, sejumlah pejabat perwakilan Polres Kaimana, TNI, pimpinan organisasi pemuda dan kemasyarakatan di Kaimana serta Wakil Ketua Bidang Politik dan Kepemudaan Pemuda Katolik Komda Papua Barat Nerius Demianus Sai.
Wabup Hasbulla mengajak pemuda katolik untuk terus bersemang melayani sesama tanpa memandang perbedaan suku, agama maupun ras atau golongan sesuai dengan tema yang diangkat yakni membangun ideologi kebangsaan kaum muda katolik yang berpegang teguh pada kebhinekaan serta iman kristiani.

Sementara Wakil Ketua Bidang Politik dan Kepemudaan, Nerius Demianus Sai pada kesempatan yang sama juga mengatakan, kelahiran pemuda katolik pada 15 November 1945 di Yogyakarta tidak terlepas dari sejarah perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemuda Katolik lahir dari rahim ibu pertiwi untuk turut memperjuangkan nasib dan masa depan bangsa dan negara Indonesia. Kesadaran akan identitas panggilan tersebut lanjutnya, senantiasa menjadi sumber semangat dan inspirasi bagi kita generasi pemuda katolik saat ini.
“Setiap kader pemuda katolik harus memiliki semangat rela berkorban dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi maupun kelompoknya. Pemuda Katolik harus menjadi ‘garam dan terang’ dunia. Pemuda katolik harus peduli dengan isu-isu kemasyarakatan seperti Pemilu, termasuk radikalisme, intoleransi dan terlebih masalah yang sedang dihadapi saat ini yakni Covid-19,” ujarnya.
Dikatakan, Pemuda Katolik Komda Papua Barat berharap agar pelaksanaan musyawarah komisariat tingkat kabupaten hingga anak cabang di tingkat distrik dapat diselenggarakan tepat waktu. Kepengurusan yang sudah terbentuk, diarahkan untuk melaksanakan perekrutan anggota baru secara rutin dan terencana dan mengeksekusi program kerja yang sudah tersusun sesuai dengan situasi dan kondisi serta kemampuan daerah masing-masing. |RED|KN1|

KAIMANA NEWS Media Informasi Publik