Home / Berita Utama / Bupati Freddy: Tahun 2024 Dana Pendidikan Harus 20%, Pendidikan Gratis Naik 12 Tahun

Bupati Freddy: Tahun 2024 Dana Pendidikan Harus 20%, Pendidikan Gratis Naik 12 Tahun

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM- Bupati Kaimana, Freddy Thie berkomitmen, alokasi dana pendidikan di Kabupaten Kaimana pada tahun 2024 harus mencapai 20% sesuai amanat undang-undang.

Sementara untuk pendidikan gratis, jika sebelumnya hanya untuk 9 tahun atau hanya untuk jenjang PAUD/TK, SD dan SMP, pada tahun 2024 akan berlaku hingga 12 tahun, dalam hal ini hingga jenjang SMA dan SMK.

Bupati menyampaikan ini pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Peningkatan Mutu Pendidikan, bersama para kepala sekolah tingkat PAUD, TK, SD, SMP dan SMA/SMK di Graha Santo Martinus Kaimana, Rabu (1/11/2023).

FGD yang digelar ini bertujuan membangun komitmen bersama terkait peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Kaimana melalui program pendidikan gratis, guru penggerak, sekolah berpola asrama, kurikulum merdeka belajar dan lainnya yang berkaitan dengan kebutuhan pendidikan.

Bupati ketika menjelaskan arah kebijakan pembangunan bidang pendidikan mengacu pada visi misi pemerintah daerah mengatakan, selama ini anggaran pendidikan belum benar-benar mencapai 20% sesuai amanat UU.

Baca Juga:  Polres Kaimana Dapat Tambahan 120 Personel, Kapolres: Akan Ditempatkan di Sejumlah Polsek

“Tahun 2021 anggaran pendidikan hanya kurang lebih 166 Miliar, yang kalau dipersentasekan baru mencapai 15,60% dari APBD. Itu pada masa transisi pemerintahan. Tapi pada tahun 2022, anggaran kita naikan sebesar 199 Miliar sekian, ini juga kalau dipersentasekan baru 17,18%. Sedangkan amanat UU harus 20% dari APBD,” beber Bupati.

Hal yang sama lanjut Bupati, masih terjadi di tahun 2023, dimana anggaran pendidikan belum benar-benar mencapai 20%, dalam hal ini hanya sekitar 260 Miliar dari APBD. Jika dipersentasekan, maka jumlahnya baru mencapai 19,76% dari APBD.

“Jadi nanti di tahun 2024, kalau kita masih anggarkan dibawah 20% maka sistim membacanya merah karena belum mencapai standar nasional. Untuk itu, tahun 2024 dengan program yang benar-benar bisa mendorong peningkatan kualitas pendidikan kita akan anggarkan 20%,” tegas Bupati disambut tepuk tangan para guru peserta FGD.

Baca Juga:  Rembuk Masalah Stunting, Wabup Ajak OPD dan Mitra Terkait Bantu Percepat Penanganan Stunting

Selain terkait dana pendidikan 20%, Bupati juga mengatakan akan menaikan program pendidikan gratis dari 9 tahun menjadi 12 tahun. Bupati meminta komitmen bersama para penyelenggara pendidikan untuk mendukung program wajib belajar 12 tahun dimaksud.

“Saya minta komitmen bapak-ibu guru supaya nanti 2024 pendidikan di Kabupaten Kaimana 12 tahun gratis,” ujarnya.

Namun disisi lain, orang nomor satu lingkup Pemkab Kaimana ini berharap, jika anggaran pendidikan dinaikan, maka output dan outcome dari besarnya anggaran pendidikan ini juga harus jelas.

“Bukan hanya habis-habiskan anggaran saja tetapi kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan juga harus sesuai yang kita harapkan,” sentilnya. |RED|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Pimpin Misa Natal, Pastor Yohanes Ajak Umat Katolik Kaimana Tidak Remehkan Hal Kecil   

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Perayaan misa Natal di Gereja Katolik Paroki Santo Martinus Kota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *