
MANTAN Bupati Kaimana, Drs. Hasan Achmad, M.Si mengatakan, salah satu sektor yang bisa didorong untuk peningkatan perekonomian masyarakat Kaimana adalah pertanian. Di sektor ini, Pemerintah Daerah disarankan untuk fokus mengembangkan potensi lokal, terutama pangan lokal.
Mantan Bupati menyampaikan ini ketika tampil sebagai pembicara pada kegiatan konsultasi publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kaimana Tahun 2021-2026, Sabtu (19/6/2021) lalu.
Dikatakan, Kaimana memiliki potensi sumber daya pangan lokal yang cukup menarik untuk dikembangkan dalam skala besar. Diantaranya; pisang, sagu, tanaman labu, dan ubi-ubian, termasuk tanaman pala yang hasilnya bisa membantu meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Kaimana mempunyai hasil alam yang dapat dibudidayakan, selain pisang dan pala, ada juga sagu dan tanaman Labu dari Lobo, juga ubi-ubian yang hasilnya cukup menjanjikan. Ini perlu mendapat perhatian serius Pemerintah Daerah,” ungkapnya melalui video online.

Menurut peletak dasar pembangunan Kabupaten Kaimana ini, Sagu perlu dibudidayakan karena Kabupaten Kaimana mempunyai hutan sagu yang cukup luas dan produksinya sangat menjanjikan bila dikembangkan dalam skala besar.
Selain itu, Hasan Achmad juga menyebut, tanaman labu juga menjanjikan karena pada zaman jepang dahulu, Labu dari Kaimana pernah diekspor keluar Kaimana karena memiliki kualitas unggul.
“Tanaman Labu juga pada zaman Jepang memiliki produksi yang cukup menjanjikan. Dulu pada saat Jepang ke Papua, Labu merupakan salah satu hasil alam yang diekspor ke luar daerah karena memiliki kualitas yang cukup baik,” ungkap Hasan Achmad.
Lebih jauh Bupati Kaimana periode 2005-2010 ini juga mengingatkan Pemerintah Daerah bahwa Kaimana memiliki potensi hutan yang juga cukup menjanjika, yang jika dikelola dengan baik akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat.
“Potensi lain yang dimiliki Kaimana salah satunya juga hutan. Perlu ada pemanfaatan lahan hutan untuk peningkatan PAD maupun untuk kesejahteraan masyarakat. Pemanfaatan hutan ini tidak hanya untuk investasi, tteapi salah satu contoh pemanfaatan yang bisa dilakukan adalah hutan lebah yang bisa memproduksi madu,” tutup Guru Besar IPDN Jatinangor, Jawa Barat ini. |DAR|KN1|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik