Home / Berita Utama / Bupati Sebut WCD Selaras dengan Upaya Pemda Kaimana Menjadikan Kaimana Nol Sampah

Bupati Sebut WCD Selaras dengan Upaya Pemda Kaimana Menjadikan Kaimana Nol Sampah

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM – Kabupaten Kaimana wakili Papua Barat menggelar kegiatan World Cleanup Day (WCD) perdana tahun 2022, sekaligus mendukung pelaksanaan program Kaimana Nol Sampah, Sabtu (24/9/2022).

Aksi aksi bersih-bersih sedunia atau World Clean Up Day ini merupakan sebuah gerakan sosial yang bertujuan mengajak dan mengedukasi masyarakat untuk menjaga dan menciptakan kebersihan lingkungan.

Aksi ini dipusatkan di pesisir pantai mulai dari Air Tiba hingga Bantemi. Gerakan WCD ini sendiri dimulai sejak tahun 90-an di seluruh dunia. Di Indonesia, aksi serupa pertama kali dilakukan tahun 2014, sedangkan untuk Provinsi Papua Barat baru pertama kali digelar yang diwakili Kabupaten Kaimana.

Turut serta dalam kegiatan yang dimulai Pukul 7.00 WIT ini, Bupati Kaimana Freddy Thie, Perwakilan Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Papua, Ketua PKK Kaimana Ny. Ernawati Thie, Pimpinan OPD dan lainnya.

Baca Juga:  Bupati Pastikan Pengganti Empat Pejabat Purna Tugas 'Orang Dalam'

Bupati Freddy dalam sambutan mengatakan, gerakan ini selaras dengan visi dan misi daerah yang ingin menjadikan Kaimana sebagai daerah wisata, serta selaras dengan keinginan pemerintah daerah menjadikan Kaimana Nol Sampah.

Untuk itu, Bupati berharap, aksi WCD ini terus dilaksanakan sehingga target Kaimana mendapatkan penghargaan Adipura tahun 2025 dapat terwujud.

“Kabupaten Kaimana menjadi yang pertama di Provinsi Papua Barat melaksanakan WCD. Ini menunjukan masyarakat Kaimana selangkah lebih dulu berperan dalam WCD. Aksi ini selaras dengan upaya Pemerintah Kaimana mewujudkan Kaimana Nol Sampah dan selaras pula dengan visi daerah menjadikan Kaimana sebagai kota wisata,”ucapnya.

Di tempat yang sama, Kepala UPTD Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kaimana, Binsar Sitanggang menjelaskan, aksi WCD ini melibatkan 500 relawan yang berasal dari sejumlah komunitas, perwakilan pelajar, serta OPD.

Baca Juga:  Bupati Minta Kepala Distrik Awasi Guru dan Nakes yang Tinggalkan Tempat Tugas

Dijelaskan, dalam aksi ini terkumpul kurang lebih 15 Ton sampah. Data terkait sampah yang terkumpul ini, nantinya akan dimasukan ke sistem informasi sampah nasional untuk dilanjutkan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Binsar menambahkan, untuk meningkatkan partisipasi dan semangat peserta WCD, pihaknya melakukan pertukaran setiap kilogram sampah dengan beras. “Kita lakukan barter, setiap sampah yang terkumpul kita hitung beratnya kemudian kita tukar 1 kg sampah dengan 1 kg beras. Tujuan aksi ini juga adalah menunjukan bahwa Pemda Kaimana serius menjalani program Kaimana Nol Sampah,” ungkap Binsar. |FRJ|RED|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Pimpin Misa Natal, Pastor Yohanes Ajak Umat Katolik Kaimana Tidak Remehkan Hal Kecil   

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Perayaan misa Natal di Gereja Katolik Paroki Santo Martinus Kota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *