

MENCEGAH terjadinya penumpukan guru di satu sekolah dan kekurangan guru di sekolah lainnya, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten Kaimana akan berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM sebelum mengeluarkan SK CPNS guru Formasi 2018.
Koordinasi diperlukan agar penempatan guru dari CPNS formasi 2018 disesuaikan dengan kebutuhan guru masing-masing sekolah, sehingga tidak terjadi tumpang tindih.
“Secepatnya kami akan menyurati BKPSDM sebelum SK CPNS formasi 2018 diterbitkan. Kami berharap agar ada koordinasi diantara kami supaya penempatan guru tidak tumpang tindih hingga mengakibatkan penumpukan di satu sekolah dan kekurangan di sekolah lainnya,” ujar Julius Nanay, S.Pd,M.Pd, Selasa (31/3/2020).
Dikatakan, berdasarkan hasil kelulusan yang telah diumumkan beberapa waktu lalu, ada guru bidang studi yang sama ditempatkan di satu sekolah atau tempat tugas yang sama, sementara di sekolah lainnya terjadi kekosongan.
Ia berharap agar penempatan tenaga guru dapat disesuaikan dengan kebutuhan guru pada masing-masing sekolah. Untuk itu, koordinasi antara BKPSDM dengan Dinas Pendidikan diperlukan agar tidak ada lagi sekolah yang kesulitan guru, sementara sekolah lainnya justru kelebihan guru.
“Kami harus antisipasi penempatan guru, jangan sampai terjadi tumpang tindih. Ada penumpukan guru bidang studi di satu sekolah, sementara lainnya kekurangan guru,” imbuhnya sembari berharap agar dimana pun ditempatkan, guru harus betah melaksanakan tugas mendidik anak-anak. |DAR|KN1|

KAIMANA NEWS Media Informasi Publik