
KAIMANANEWS.COM – Puluhan rumah milik masyarakat di Kampung Esrotnamba, Distrik Kaimana digenangi air hingga setinggi atap. Air dimaksud menurut warga berasal dari luapan danau yang konon ceritanya biasa terjadi setiap 7 tahun sekali.
Anggota DPRK Kaimana, Lucky Ricky Loupatty membenarkan hal ini. Ia mengatakan, berdasarkan laporan warga setempat, air yang menggenangi rumah-rumah warga tersebut berasal dari luapan air danau. Genangan air tersebut sudah berlangsung beberapa bulan hingga saat ini.
Pasang surut air danau di Esrotnamba ini sebutnya, terjadi setiap 7 tahun sekali. Namun dibanding tahun sebelumnya, kali ini luapannya cukup deras sehingga genangan airnya lebih tinggi hingga mencapai atap rumah, dibanding tahun sebelumnya.

Anggota DPRK Kaimana ini meminta Pemerintah Kabupaten Kaimana untuk memberikan perhatian terhadap kondisi calon kampung baru Esrotnamba ini dan membantu masyarakat yang terdampak.
Saat ini lanjutnya, masyarakat Esrotnamba mengungsi sementara waktu ke kampung asli mereka yakni Kamaka. “Karena mereka ini sebelumnya merupakan warga Kampung Kamaka yang memilih pindah ke Esrotnamba. Sekarang ini mereka numpang tinggal dengan keluarganya di Kamaka,” ujar politisi Partai Hanura ini, Jumat (30/12026).

Ia berharap, Pemerintah Kabupaten Kaimana bisa mencari solusi terbaik untuk warga yang berjumlah kurang lebih 30 KK ini, dengan merelokasi mereka ke lokasi yang lebih aman dan menyediakan tempat tinggal.
“Harapan saya supaya Pemerintah Daerah beri perhatian buat mereka untuk pembangunan kampung, kalau bisa dipercepat. Tapi memang pemetaan lahannya belum sama sekali, jadi berharap ada perhatian khusus dari Pemerintah Daerah sehingga masyarakat juga bisa merasakan bahwa mereka diperhatikan. Sampai hari ini kondisi genangan airnya masih terjadi dan ini berlangsung setiap 7 tahun,” ujar Lucky. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik