
TERCATAT sedikitnya dua kasus kecelakaan Lalulintas yang menyebabkan korban meninggal, terjadi di wilayah Hukum Polres Kaimana selama bulan Ramadan hingga memasuki hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah.
Dua kasus dimaksud yakni kasus kecelakaan tunggal di jalan Yos Sudarso dan satu lainnya di jalur jalan kampung Coa menuju Bandara.
Sementara kasus lainnya merupakan kecelakaan biasa, yang mengakibatkan kerusakan kendaraan maupun luka ringan pada korban. Kasus ringan ini pada umumnya diselesaikan secara kekeluargaan.
“Kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, rata-rata Laka tunggal, dan ini semua terjadi setelah takbiran, bukan pada ramadhan, atau saat takbiran berlangsung. Kalau untuk yang lain itu hanya tabrakan bisa, semuanya lebih memilih diselesaikan secara keluargaan, namun tetap dibuat berita acara yang tidak merugikan satu pihak” ujarKasat Lantas Polres Kaimana, Iptu Yuli Purnanto di ruang kerjanya, Rabu (12/6/2019).
Dijelaskan, kecelakaan Lalulintas di Jalan Yosudarso, terjadi sehari setelah Pawai Takbar. Kecelakaan diduga akibat korban dalam keadaan tidak sadar sehingga menabrak box kabel milik PT. Telkom yang berada pada jalur kanan.
“Kalau dari arah jalan Lettu Idrus kan ada belokan kearah pelabuhan. Dugaan sementara kami, korban ini lurus dari arah Jalan Yos Sudarso dan mengantuk, laju dan tidak bisa mengimbangi laju sepeda motor yang digunakan. Ini Korbannya meninggal ditempat,” terang Kasat.
Sementara kecelakaan di jalan Coa menuju bandara lanjutnya, terjadi pada setelah takbiran. Korban meninggal di rumah sakit setelah sempat mendapatkan perawatan secara intensif oleh medis.
“Kalau yang di jalur Coa-Bandara ini terjadi setelah takbiran, sekitar Pukul 01.00 WIT karena takbiran salesainya pukul 12:00 WIT. Korbannya karyawan PT. Wukira Sari yang datang dari Camp turun ke kota mau lebaran dengan keluarganya. Tiba dengan longboat di Coa, mereka menumpang pickup perusahaan dan duduk di belakang. Di dekat Bandara, mungkin karena mengantuk dan tidak pegangan akhirnya terjatuh. Sempat dirawat di RSUD tapi tidak tertolong,” ungkapnya.
Ditambahkan, kecelakaan yang terjadi selama bulan suci ramadan hingga idul fitri 1440 H, masih didominasi oleh faktor minuman keras (Miras). “Kecelakaan secara umum disebabkan Miras” tandas Purnanto sembari mengimbau agar masyarakat selalu mengutamakan keselamatan diri saat berada di jalan raya. |AWI
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik