Home / Berita Utama / Gandeng CII, UPTD KKP Kaimana Gelar Pelatihan Penggunaan Perangkat SMART

Gandeng CII, UPTD KKP Kaimana Gelar Pelatihan Penggunaan Perangkat SMART

Bagikan Artikel ini:

UNIT Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Kaimana bekerjasama dengan Conservation International Indonesia (CII) mengadakan Pelatihan Penggunaan Perangkat SMART (Spatial Monitoring and Reporting Tool) Tingkat Dasar melibatkan Dinas Kelautan dan Perikanan, serta komunitas Jaga Laut.

Pelatihan yang dijadwalkan selama empat hari, 15-18 Februari 2021 di Grand Papua Hotel ini, bertujuan menguatkan sistim pengawasan berbasis ‘Masyarakat Kawasan Konservasi’ atau yang disebut sebagai Jaga Laut,

Kepala UPTD Pengelolaan KKP Kaimana, Eli Auwe, A.Pi pada pembukaan kegiatan mengatakan, pelatihan ini sangat berarti sebagai bentuk dukungan bagi pengelolaan kawasan konservasi perairan daerah (KKPD) Kaimana yang terdiri atas 4 taman wisata perairan yakni Taman Wisata Perairan Buruway, Teluk Arguni, Kaimana dan Teluk Etna serta dua taman pesisir di Fakfak yaitu Taman Pesisir Teluk Berau dan Teluk Nusalsi-Van Den Bosch.

Baca Juga:  Anggota DPRPB Jamiah Qomariah Bertemu Komunitas Perempuan Asli Papua dan Penjual Pinang 

Dikatakan, pelatihan ini diharapkan dapat menguatkan sistem pengawasan berbasis Masyarakat Kawasan Konservasi atau yang disebut sebagai Jaga Laut. Melalui jaga laut demikian Eli, pihaknya ingin membangun kerjasama dengan pemerintah kampung di dalam kawasan konservasi sehingga warga kampung dapat turut serta secara bergiliran menjaga KKPD Kaimana.

Selain itu lanjut Eli, melalui Jaga Laut juga pihaknya bisa berkoordinasi dan bekerjasama dengan aparat penegak hukum secara berkala untuk menindaklanjuti pelanggaran yang ditemui tim jaga laut baik pada area mangrove, pesisir dan laut didalam kawasan konservasi.

“Kami melihat perangkat SMART atau kami pahami secara sederhana sebagai alat pelaporan dan pemantauan kawasan ini dapat membantu merencanakan Jaga laut, menampung data-data Jaga Laut, analisa Jaga Laut hingga pelaporan Jaga Laut lebih mudah dan terstandarisasi,” ungkapnya, Senin (15/2/2021).

Baca Juga:  Pekerjaan Rehabilitasi dan Pengaspalan Jalan Sisir Sedang Berproses

Lanjut mantan Sekretaris Dinas Perikanan Kaimana ini, dengan jaga laut yang terstandarisasi, maka diharapkan efektifitas perlindungan, pelestarian meningkat serta pemanfaatan KKPD Kaimana dapat berkelanjutan.

Diakui,  pelatihan penggunaan perangkat SMART merupakan sebuah upaya peningkatan kapasitas bagi UPTD Pengelolaan KKP Kaimana sebagai pengelola enam kawasan konservasi dari Kaimana hingga Fakfak.

Keberlangsungan KKP di Kaimana hingga Fakfak lanjutnya, adalah tanggungjawab semua pihak, dengan saling memberi dukungan terhadap pengelolaannya. Olehnya ia mengajak para peserta pelatihan agar secara serius mengikuti pelatihan hingga selesai.

“Harapan kami, kerjasama dan dukungan para pelatih setelah selesai pelatihan ini dapat terus berlanjut terutama dalam upaya pelestarian sumber daya mangrove, pesisir dan laut,” ujarnya sembari menyampaikan terima kasih atas dukungan pihak Conservation International Indonesia. |RED|KN1|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Operasi Keselamatan Mansinam Kembali Digelar, Polres Kaimana Tetapkan 7 Target Pelanggaran

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Kepolisian Resor Kaimana kembali menggelar Operasi Keselamatan Mansinam. Pelaksanaan operasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *