
KAIMANA- Seperti tahun-tahun sebelumnya, SMA Negeri I Kaimana di Tahun 2018 ini, kembali menggelar kegiatan hasil kreatifitas siswa yang dikemas dalam sebuah tema besar ‘Gebyar SMANSA 2018.’ Kegiatan berupa pentas seni yang dipadu dengan bazaar dan pameran ini, digelar di halaman sekolah Jalan Veteran Kota Kaimana.
Gebyar SMANSA yang berlangsung selama sehari, Sabtu (17/11) ini, melibatkan seluruh siswa-siswi SMA Negeri I Kaimana. Dalam kegiatan ini, selain menunjukkan talenta dan bakat seni diatas panggung, mereka juga memamerkan hasil karya berupa kerajinan tangan dalam stand yang sudah disiapkan.
Kepala SMA Negeri I Kaimana, Yosafat Lamawuran, S.Si saat dikonfirmasi terkait kegiatan ini menjelaskan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan sekolah, dalam rangka penguatan pendidikan karakter.
Tujuannya lanjut dia, sebagai ajang untuk mengolah kemampuan, bakat, talenta anak-anak baik di bidang seni, maupun di bidang prakarya, berupa kerajinan kecil yang mereka bisa lakukan dari mata pelajaran prakarya itu sendiri.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk melatih kepemimpinan dan kreatifitas siswa, serta menguji kemampuan mereka dalam membangun kerjasama terutama dalam hal mengatur sebuah kegiatan, mulai dari perencanaan sampai pada pelaksanaannya.
“Hal lain yang ingin kami tonjolkan adalah bagaimana membangun rasa cinta akan budaya sendiri, tetapi pada saat yang sama kita juga membuka diri untuk menerima perkembangan modern supaya siswa-siswi juga tidak ketinggalan zaman. Kita mengikuti perkembangan secara global tanpa harus ketinggalan jati diri, budaya, maupun kearifan lokal sebagai wujud cinta akan budaya sendiri,” terang Yosafat.
Lebih jauh dijelaskan, Gebyar SMANSA 2018 ini dimaksudkan juga untuk memperkuat program pendidikan karakter, bahwa didalam pentas seni dan prakarya mereka harus berbaur satu sama lain, tanpa membeda-bedakan suku, agama, maupun kelompok atau golongan.
“Misalnya tarian bali, yang menari bisa dari anak Kei, atau yang menari tarian Papua bisa dari anak Jawa, atau anak Papua ikut menari Toraja. Jadi kami ingin mereka berbaur,” ujarnya.
Ia berharap, melalui kegiatan ini mereka secara internal bisa semakin kompak, baik antara dewan guru maupun antara siswa. Sedangkan secara eksternal, diharapkan bisa mendapat dukungan dari berbagai pihak, terutama dari orangtua, Pemerintah Daerah melalui OPD terkait Dinas Pendidikan, Dinas Perindagkop UMKM dan Dinas Pariwisata yang diundang dalam kegiatan ini. (CR11/IWI)
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik