Home / Kesehatan / Januari-Maret 2025, Tercatat 29 Orang di Kaimana Positif HIV AIDS   

Januari-Maret 2025, Tercatat 29 Orang di Kaimana Positif HIV AIDS   

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM – Jumlah Orang Dengan HIV AIDS (ODHA) di Kabupaten Kaimana terus mengalami peningkatan. Pada triwulan pertama Januari hingga Maret 2025, tercatat ada 29 orang positif.

Sementara pada tahun 2024, Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana juga menemukan 170 kasus baru, sehingga total  kasus HIV AIDS di Kaimana sejak tahun 2018 hingga saat ini sudah mencapai angka 810 kasus.

Informasi ini disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana, Jubair Rumakat, SKM saat dikonfirmasi Senin (19/5/2025).

Ia menguraikan, sejak dibukanya layanan pemeriksaan HIV AIDS di Kabupaten Kaimana pada tahun 2018 hingga saat ini, tercatat sudah ada 810 kasus orang dengan HIV AIDS. Dari jumlah ini, 128 orang telah meninggal dunia dan 57 orang hanya numpang lewat dan telah pindah domisili.

Baca Juga:  RSUD Kaimana Bakal Berstatus BLUD, Sekda Donald Wakum Pimpin Proses Penilaian  

Sisanya, 258 orang putus berobat dan 359 pasien masih aktif menjalani pengobatan. Dari jumlah pasien yang menjalani pengobatan ini, 128 orang masih ditemukan kadar virus dalam tubuh, sedangkan 98 lainnya mengalami penurunan.

“Data terbaru Januari-Maret 2025 HIV AIDS di Kabupaten Kaimana tercatat 29 orang positif setelah dilakukan skrining HIV terhadap 407 orang, 19 orang sedang dalam pengobatan. Sedangkan tahun 2024, kami menemukan 170 kasus,” ungkap Jubair.

Dijelaskan, untuk mengeliminasi HIV AIDS di tahun 2030, ada strategi pengendalian yang akan ditempuh melalui metode Three Zero yakni Zero New Infection, Zero Related Deaths dan Zero Discrimination.

“Zero new infection yakni tidak ada infeksi baru, zero related deaths yakni pasien HIV diberikan pengobatan secara berjenjang untuk mencegah komplikasi yang menyebabkan kematian dan zero discrimination yakni menciptakan lingkungan yang inklusif dan tidak ada diskriminasi bagi ODHA,” imbuhnya.

Baca Juga:  Dinkes Kaimana Gelar Pelatihan Surveilans PD3I Bagi Petugas Puskesmas

Ia juga menjelaskan, untuk saat ini ada dua layanan Perawatan Dukungan Pengobatan (PDP) bagi ODHA di Kabupaten Kaimana yakni RSUD dan Puskesmas Kaimana. Sementara pada tahun 2030 mendatang, 90 persen pasien HIV sudah harus ditemukan, diobati dan dipertahankan.

“Kita di Kaimana ada dua layanan perawatan dukungan pengobatan bagi ODHA yaitu RSUD dan Puskesmas Kaimana. Dan setiap tiga bulan sekali kami melakukan pemeriksaan HIV AIDS di 21 tempat hiburan malam di Kaimana,” ungkapnya.

Jubair juga mengingatkan masyarakat untuk selalu meningkatkan kesadaran dan pemahaman terkait HIV AIDS, terutama tentang bagaimana penularan serta pencegahannya. “Salah satu upaya pencegahan adalah dengan tidak melakukan seks diluar nikah dan setia terhadap satu pasangan,” pungkasnya. |isw|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Kabid P2P Dinkes Kaimana: Pengobatan Pasien ODGJ Bisa Dilayani Puskesmas  

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang selama ini harus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *