Home / Berita Utama / Kesbangpol itu Intelijennya Pemerintah Daerah

Kesbangpol itu Intelijennya Pemerintah Daerah

Bagikan Artikel ini:

KAIMANA- Bupati Kaimana, Matias Mairuma mengatakan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik di tingkat daerah merupakan lembaga intelijen Pemerintah Daerah. Lembaga ini memiliki peran dan fungsi sebagai mata dan telinga pimpinan daerah, yang memiliki kemampuan untuk melakukan deteksi dini situasi yang akan terjadi beberapa bulan kedepan.

Bupati menyampaikan ini saat mewakili Gubernur Papua Barat membuka kegiatan Rapat Koordinasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik 13 Kabupaten/Kota se-Papua Barat di Kaimana, Senin (1/4) lalu.

Dikatakan, deteksi dini terhadap berbagai kemungkinan yang bakal terjadi pada beberapa bulan kedepan perlu dilakukan, agar selain bertujuan menekan resiko atau dampak dari persoalan tersebut, juga dimaksudkan agar ada tindakan antisipatif untuk mencegah timbulnya persoalan. Di lingkup Pemerintahan Daerah, melakukan deteksi dini terhadap berbagai persoalan ini menjadi tugas dan tanggungjawab Kantor Kesbangpol.

Baca Juga:  8 Balonbup dan 1 Balon Wabup Berebut Rekomendasi Partai Golkar Kaimana

“Sebetulnya intelijennya eksekutif, dalam hal ini pemerintah daerah yang ada di provinsi maupun kabupaten/kota itu Kesbangpol. Instansi inilah yang menjadi mata dan telinganya pimpinan daerah. Mereka yang mempunyai kemampuan untuk mendeteksi dini situasi-situasi yang akan terjadi satu minggu kedepan, satu bulan kedepan dan seterusnya. Apalagi situasi dan kondisi kita di Tanah Papua akhir-akhir ini,” ujar Bupati.

Bupati berharap, agar institusi Kesbangpol bisa memainkan peran dalam mengatasi persoalan-persoalan yang mengganggu dan mengancam keutuhan NKRI. Badan atau Kantor Kesbangpol harus tampil sebagai institusi yang bisa memberikan pemahaman tentang makna persatuan dan kesatuan kepada warga bangsa.

Baca Juga:  SK Pengangkatan Puluhan Guru PPPK Segera Terbit

“Terlebih menyongsong Pemilu tanggal 17 April besok. Kita lihat dinamika politik, para politikus hiruk pikuk dengan permainan kata-kata untuk mencari simpatik. Ada kata-kata yang baik, ada pula yang memancing perpecahan. Mudah-mudahan ini tidak termakan mentah-mentah oleh masyarakat. Disinilah Kantor atau Badan Kesbangpol bisa memainkan peran, memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat sehingga bisa tercipta situasi aman dan damai,” pungkas Bupati. |AWI|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Operasi Keselamatan Mansinam Kembali Digelar, Polres Kaimana Tetapkan 7 Target Pelanggaran

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Kepolisian Resor Kaimana kembali menggelar Operasi Keselamatan Mansinam. Pelaksanaan operasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *