
TERUS bertambahnya jumlah kasus Corona Virus di Indonesia pada umumnya, akan berdampak pada terjadinya kelangkaan pangan secara nasional.
Untuk itu, Ketua DPRD Kaimana, Irsan Lie, mengajak masyarakat Kaimana untuk mulai membiasakan diri mengkonsumsi pangan lokal, seperti sagu, ubi, pisang dan lainnya untuk mengantisipasi dampak buruk dari kelangkaan pangan akibat Covid-19.
IA mengatakan, saat ini produksi pangan seperti beras dan lainnya secara nasional terus menurun. Pemerintah Pusat bahkan sudah memberikan peringatan bahwa persediaan pangan secara nasional mulai menipis.
Kondisi ini lanjut Irsan, dikuatirkan akan berlangsung lama dan pada akhirnya masyarakat akan dihadapkan pada persoalan kesulitan mendapatkan beras dan bahan kebutuhan pokok lainnya.
“Ini yang harus kita pikirkan saat ini. Sebaiknya kita sama-sama mulai membiasakan diri mengkonsumsi pangan lokal. Jangan terlalu bergantung pada beras. Ada pohon sagu, pisang, ubi petatas, keladi atau lainnya, sesekali kita ganti nasi dengan papeda, pisang rebut atau ubi rebus,” ungkap politisi PDI Perjuangan ini, pekan lalu.
Untuk mengatasi hal ini. ia secara khusus meminta OPD terkait pada lingkup Pemda Kaimana, untuk melakukan tindakan antisipasi dengan memberikan pemahaman, sekaligus mengarahkan masyarakat untuk memaksimalkan pengembangan tanaman pisang dan ubim, serta memanfaatkan potensi sagu yang tersedia.
“OPD terkait harus bisa mengambil langkah antisipasi dengan memberikan pemahaman dan membantu masyarakat memaksimalkan pengembangan tanaman pisang, ubi atau perbanyak persediaan sagu. Kita belum bisa pastikan kapan Covid ini berakhir. Kalau Covid masih panjang, itu artinya kita akan kesulitan mendapatkan beras dan lainnya,” tutupnya. |TOB|AWI|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik