
KAIMANANEWS.COM – Pemadaman listrik secara tiba-tiba mewarnai pelaksanaan Rapat Paripurna Penetapan, Pengesahan dan Persetujuan terhadap Rancangan APBD Kabupaten Kaimana tahun 2026, Jumat (30/1/2026) malam.
Pantauan Kaimana News.Com, pemadaman ini terjadi saat unsur Pimpinan DPRK Kaimana bersama Wakil Bupati Isak Waryensi telah berdiri di pintu masuk ruang rapat dan sedang menunggu panduan masuk dari pihak protokoler.
Namun belum lagi terdengar suara protokoler mempersilahkan masuk, tiba-tiba listrik padam dan suasana ruangan menjadi gelap. Pimpinan DPRK dan Wakil Bupati spontan masuk ruang paripurna tanpa menunggu arahan. Didalam ruang yang gelap dan remang-remang itu, sudah menunggu anggota DPRK dan pejabat Pemerintah Daerah.
Masih dalam pantuan, meski hanya diterangi sebuah balon lampu LED yang berada tepat dibelakang tempat duduk pimpinan, serta dukungan cahaya yang berasal dari senter handphone, acara pembukaan rapat paripurna tetap berjalan, meski juga tanpa dukungan soundsystem.
Ditengah cahaya remang-remang itu, Ketua DPRK kemudian membuka rapat dengan ketukan palu tiga kali, dilanjutkan dengan pembacaan naskah pengantar rapat paripurna diterangi senter handphone.
Hal yang sama juga dilakukan Wakil Bupati Kaimana, Isak Waryensi. Saat berdiri menyampaikan pengantar nota keuangan APBD 2026 di podium, Wabup Isak membacanya dibawah sorotan cahaya senter handphone.
Pemadaman listrik milik PLN ini terjadi selama berlangsungnya acara pembukaan rapat paripurna penetapan, pengesahan dan persetujuan RAPBD 2026. Bahkan listrik baru kembali menyala saat Ketua DPRK Kaimana membacakan pernyataan penutup dan hendak mengetuk palu tanda berakhirnya agenda rapat. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik