Home / Berita Utama / Pencarian Dihentikan, Nahkoda Kapal yang Tenggelam di Nusaulan Tidak Ditemukan

Pencarian Dihentikan, Nahkoda Kapal yang Tenggelam di Nusaulan Tidak Ditemukan

Bagikan Artikel ini:

PENCARIAN terhadap nahkoda KM Sinar Intan 02, Ekayadi (37), yang tenggelam di sekitar perairan Kampung Nusaulan Distrik Buruway, Kabupaten Kaimana dihentikan.

Dari pencarian hari terakhir yang dilakukan Badan SAR Kaimana bersama personil Angkatan Laut Kaimana, Minggu (27/12/2020), tidak ditemukan keberadaan nahkoda kapal yang pada saat menyelamatkan diri di hari kejadian terpisah dari 5 ABK.

Ikut bersama Tim SAR dalam melakukan pencarian korban di hari keempat yang merupakan hari terakhir pencarian, 5 ABK KM Sinar Intan yang selamat dari kecelakaan.

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, dalam pencarian hari terakhir ini, tim dibagi dalam dua jalur yakni Basarnas Kaimana melakukan penyisiran di lokasi perairan Karawatu-Pulau Wainangka-Batu Kapal-Kinara-Pulau Venu-Nusaulan selanjutnya kembali ke pelabuhan Kaimana.

Sedangkan Rider Posal melakukan penyisiran dari Pulau Kilimala-Pulau Karawatu-Pulau Arobi-Tanjung Kinara-Pulau Karawawi-Nusaulan selanjutnya kembali ke pelabuhan Kaimana.

Baca Juga:  Sering Rusak, Dinas Perhubungan Akan Prioritaskan Perbaikan Traffic Light

Dua tim pencarian baru tiba kembali di Pelabuhan Kaimana pada Pukul 21.10 WIT setelah sempat kehilangan kontak. Sea Rider sendiri bahkan sempat berteduh di Kampung Karawawi akibat cuaca hujan yang menyebabkan jarak pandang terbatas.

Kepala Kantor Basarnas Kaimana, Glen Ayomi saat menggelar debrifing di dermaga pelabuhan Kaimana mengatakan, pencarian yang dilakukannya bersama personel Angkatan Laut dan ABK yang selamat pada Minggu 27 Desember merupakan pencarian terakhir.

“Hari ini adalah hari terakhir kegiatan ASR korban hilang KM Sinar Intan 02 yang tenggelam di perairan Nusaulan Distrik Buruway sesuai dengan arahan Kantor Basarnas Mimika. Dengan berakhirnya kegiatan pencarian, maka seluruh rangkaian kegiatan SAR dihentikan,” ujarnya Minggu malam.

Dikatakan, Basarnas Kaimana bersama Pos AL telah berupaya semaksimal mungkin selama 4 hari melakukan pencarian korban hilang, namun korban tidak ditemukan.

Baca Juga:  Tahun 2022, Pemda Kaimana akan Bentuk 6 Korwil Pendidikan

“Kami telah berupaya semaksimal mungkin selama 4 hari melakukan pencarian korban hilang atas nama Ekayadi di perairan Nusaulan dan sekitarnya, namun korban tidak ditemukan. Seiring berjalannya waktu, kita menunggu info dari masyarakat. Jika diperoleh informasi maka kami akan tindaklanjuti,” ungkap Ayomi.

Sementara terkait proses pemulangan korban kapal tenggelam yang selamat, Glen Ayomi jelaskan, akan dikoordinasikan dengan instansi terkait.

Seperti diberitakan sebelumnya, KM Sinar Intan 02 ini bertolak dari pelabuhan Pomako, Kabupaten Mimika menuju Kabupaten Sarmi pada Sabtu (19/12/2020). Kapal mengalami bocor dan tenggelam di perairan Nusaulan pada Minggu (20/12/2020). Penumpang kapal sebanyak 6 orang, terdiri dari 5 ABK yang semuanya selamat dan nahkoda yang belum ditemukan. Keseluruhannya berdomisili di Pomako, Kabupaten Mimika. |TOB|KN1|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Operasi Keselamatan Mansinam Kembali Digelar, Polres Kaimana Tetapkan 7 Target Pelanggaran

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Kepolisian Resor Kaimana kembali menggelar Operasi Keselamatan Mansinam. Pelaksanaan operasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *