Home / Berita Utama / Politisi Muda Ini Minta Hentikan Pengukuhan Orang Non Papua Jadi Anak Adat

Politisi Muda Ini Minta Hentikan Pengukuhan Orang Non Papua Jadi Anak Adat

Bagikan Artikel ini:

KAIMANANEWS.COM- Pengangkatan atau pengukuhan orang non Papua menjadi anak adat, bukanlah hal yang baru di Kabupaten Kaimana. Beberapa tahun lalu, sempat terjadi bahkan hingga mendapat penolakan dari sebagian besar masyarakat asli Kaimana.

Dan belum lama ini, kejadian yang sama kembali terulang. Sejumlah kalangan dari masyarakat adat Kaimana menyayangkan tindakan ini dan meminta agar kedepan dapat dihentikan.

Fadrin Reasa, salah satu kaum muda anak adat Kaimana menilai bahwa hal ini telah mencoreng harkat dan martabat anak asli Kaimana. Hal ini disampaikannya ketika menyambangi Sekretariat PWI Kabupaten Kaimana di Jalan Casuarina Krooy, Kamis (4/5/2023).

Baca Juga:  Formasi CPNS Kaimana Tahun ini 278, PPPK Umum 546, Tenaga Kontrak Dikurangi

“Pengukuhan orang bukan asli Kaimana atau non Papua menjadi anak adat itu sangat mencoreng citra dan jati diri orang asli Kaimana. Saya sebagai generasi muda anak asli Kaimana tidak setuju dengan hal ini,” tegasnya.

Politisi muda dari Partai Perindo yang akan maju sebagai calon anggota legislatif pada Pemilu 2024 Dapil 3 ini meminta, pengukuhan orang non Papua menjadi anak adat tidak boleh terulang lagi.

Baca Juga:  Bakti Kemenkumham, Lapas Kaimana Salurkan Bansos Untuk Warga Terdampak Covid-19

Ia juga meminta Dewan Adat Kaimana untuk serius menyikapi hal ini. “Saya secara pribadi sangat berharap agar hal seperti ini jangan terulang lagi. Artinya ini membuka ruang bagi orang non Papua untuk mendapatkan tempat atau jabatan yang seharusnya itu diprioritaskan untuk anak asli. Kedepan kami berharap ada keberpihakan kepada kami anak-anak asli Kaimana maupun OAP yang sekarang ini tinggal di Kabupaten Kaimana,” pintanya. |RLS|RED|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Buka KKR, Wabup Isak Ajak Jemaat Protestan dan Katolik Kaimana Bersatu Muliakan Tuhan

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Kaimana bekerjasama dengan Persekutuan Gereja-Gereja Papua (PGGP) Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *