
KAIMANANEWS.COM- SatuanLalulintas Polres Kaimana terus giat melakukan upaya penertiban kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat. Pagi ini, Jumat (18/3/2022), puluhan kendaraan termasuk yang dikendarai sejumlah pelajar terjaring razia.
Razia kendaraan bermotor ini berlangsung di depan pasar sentral Air Tiba. Setiap kendaraan yang melintas dihentikan dan diarahkan ke pinggir untuk diperiksa kelengkapannya.
Dari ratusan kendaraan yang melintas, lebih dari 20 unit berhasil diamankan karena selain tidak memiliki plat atau platnya mati, tidak memiliki STNK, ada pula pengendaranya tidak menggunakan helm dan belum memiliki SIM seperti pelajar. Khusus pelajar yang kendaraannya terjaring, langsung diarahkan menggunakan kendaraan umum menuju sekolah.
Kasat Lantas Polres Kaimana, Iptu Yosias Tatuhey, S.Sos yang memimpin langsung jalannya razia kendaraan menjelaskan, razia pagi ini dikhususkan pada kendaraan yang secara kasat mata tidak memiliki plat atau platnya mati dan pengendara yang tidak menggunakan helm.

Kendaraan yang terjaring razia ini lanjut Kasat, pada umumnya merupakan kendaraan roda dua yang untuk sementara waktu diamankan di Kantor Satuan Lalulintas Polres Kaimana sambil menunggu pemiliknya mengurus perpanjangan STNK atau TNBK yang masa berlakunya habis.
“Kebanyakan yang kita tahan ini TNKB dan STNK sudah mati atau habis masa berlaku. Ini ada yang masa berlakunya habis di tahun 2021, ada juga yang 2017. Jadi kendaraan yang terjaring ini kita amankan di Kantor Satlantas, nanti setelah pemiliknya mengurus perpanjangan surat di Samsat baru kendaraannya kita keluarkan,” terang Kasat.
Ditambahkan, operasi penertiban ini dilakukan untuk mendisiplinkan warga, mengingat pada pagi hari banyak terjadi pelanggaran lalulintas yang dikhawatirkan berdampak pada kecelakaan lalulintas.
“Kita penertiban ini karena kami lihat setiap pagi banyak masyarakat yang tidak tertib. Sehingga kita mengambil suatu langkah untuk mencegah supaya jangan sampai terjadi kecelakaan. Anak sekolah juga banyak yang pakai kendaraan sendiri padahal belum memiliki SIM dan pemerintah sudah siapkan kendaraan untuk mereka. Jadi intinya kami ingin mendisiplinkan masyarakat untuk patuh terhadap peraturan berlalulintas,” tegasnya. |RED|KN1|

KAIMANA NEWS Media Informasi Publik