
BUPATI Kaimana Freddy Thie bersama Wakil Bupati Hasbulla Furuada, menyerahkan secara simbolis bantuan sosial PPKM berupa beras kepada perwakilan Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH), penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan penerima Bantuan Sosial Tunai (BST).
Selain menyerahkan Bansos yang merupakan program Kementerian Sosial, Bupati dan Wakil Bupati yang didampingi Plt. Kepala Dinas Sosial Yakob Surbay, juga menyerahkan secara simbolis insentif tahun 2021 program Pemerintah Kabupaten Kaimana kepada perwakilan Imam dan TPQ.
Penyerahan bantuan berlangsung dalam acara Launching dan Penyerahan Simbolis Bantuan Sosial Beras PPKM bagi KPM PKH, BPNT dan BST, serta Insentif Imam dan TPQ Tahun 2021 bertempat di Halaman Kantor Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Kaimana, Selasa (21/9/2021).

Bupati Freddy dalam sambutannya menyebut, jumlah imam yang terdata sebagai penerima isentif sebanyak 57 orang dengan besaran isentif Rp.2.500.000 per orang. Sementara jumlah TPQ sebanyak 64 dengan besaran insentif Rp.2.000.000 per orang.
Sementara untuk pendeta, pastor dan lembaga Sekolah Minggu (Sekami) akan dialokasikan setelah proses validasi data. Berdasarkan data sementara saat ini, jumlah pendeta sebanyak 127 orang, sedangkan sekolah minggu sebanyak 116.
“Nilai insentifnya sama untuk imam, pendeta maupun pastor. Demikian juga untuk TPQ dan sekolah minggu. Tidak boleh pilih kasih. Tadi sudah disampaikan oleh kepala dinas bahwa untuk pendeta, pastor dan sekolah minggu kalau tidak ada halangan nanti bulan Desember, karena saat ini sementara validasi data,” ungkap Bupati sembari meminta Dinas Sosial untuk memastikan bahwa penerima isentif benar-benar berada dan berkarya di Kaimana.

Dikatakan, besaran isentif akan dievaluasi kembali dan jika anggaran mmeungkinkan akan ditingkatkan jumlahnya. “Bantuan ini mungkin masih kecil tetapi sebagai pemerintah daerah ini tanda ucapan terima kepada imam, pendeta, pastor, guru TPQ dan sekolah minggu yang selama ini telah memberikan pelayanan kepada umat khususnya masyarakat di Kabupaten Kaimana,” ucap Bupati.
Sementara terkait Bansos, Bupati menyebut, Bansos ini merupakan program Kementerian Sosial berupa beras sebanyak 46.770 ton untuk 4.677 penerima di Kabupaten Kaimana, dengan rincian setiap orang mendapat 10 kg.
Penerima Bansos beras ini tersebar di Distrik Buruway sebanyak 598 orang, Distrik Kaimana 2.255 orang, Distrik Kambrauw 286 orang, Distrik Teluk Arguni 613 orang, Distrik Arguni Bawah 437 orang, Distrik Teluk Etna 294 orang dan Distrik Yamor sebanyak 203 orang.
“Diharapkan bantuan ini bisa langsung menyentuh kepentingan masyarakat penerima. Tadi disampaikan bahwa ada anggota Kepolisian yang bertugas melakukan pengawasan. Mudah-mudahan pengawasan penyaluran bantuan ini berjalan baik. Kita tidak tahu covid ini kapan berakhir. Dengan adanya bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban dari bapak-ibu basudara semua,” pungkas Bupati.
Kesempatan yang sama Kepala Dinas Sosial, Yakob Surbay dalam sambutannya mengatakan, setelah diserahkan secara simbolis, penyaluran bantuan akan dikawal olah Satgas untuk didistribusikan langsung kepada keluarga penerima manfaat yang tersebar di 7 distrik.
Sementara untuk insentif pekerja bidang keagamaan, Yakob Surbay mengatakan, tahun ini sedikit mengalami perubahan baik dari nilainya maupun penerimanya, dimana untuk pendeta, pastor dan pengelola sekolah minggu bar akan diserahkan pada Desember mendatang, karena saat ini masih dilakukan validasi data. |RED|KN1|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik