Home / Berita Utama / Sertijab Direktur RSUD, Bupati Freddy: Saya Berharap di Tangan Direktur Baru Wajah RSUD Kaimana Bisa Lebih Baik

Sertijab Direktur RSUD, Bupati Freddy: Saya Berharap di Tangan Direktur Baru Wajah RSUD Kaimana Bisa Lebih Baik

Bagikan Artikel ini:

JABATAN Direktur RSUD Kaimana beralih dari pejabat lama dr. Joulanda Mentang, MM yang memasuki masa persiapan pensiun kepada Subhan Hasanoesi, SKM, S.Ap selaku pelaksana tugas. Prosesi serah terima berlangsung di Lobi RSUD Kaimana, Selasa (25/5/2021).

Sertijab sendiri ditandai penyerahan surat perintah tugas oleh Bupati Kaimana Freddy Thie kepada Plt. Direktur, diawali penandatanganan berita acara serah terima oleh direktur dan mantan direktur, serta Bupati Kaimana.

Bupati Freddy dalam sambutannya mengatakan, pergantian pejabat RSUD Kaimana ini erat kaitannya dengan surat pengunduran diri Dokter Joulanda yang sudah memasuki masa persiapan pensiun dan ingin fokus mengurus keluarga.

Bupati menyampaikan terima kasih kepada Dokter Joulanda atas dedikasi dan pengabdiannya untuk Kaimana, baik sebagai Aparatur Sipil Negara, maupun selama kurang lebih dua tahun memimpin RSUD Kaimana.

Dijelaskan, jabatan pelaksana tugas Direktur RSUD ini hanya sementara karena ada aturan yang wajib diikuti terkait syarat menjabat Direktur RSUD. Keberadaan pelaksana tugas lanjut Bupati, diperlukan untuk bersama-sama Pemerintah Daerah mempersiapkan direktur RSUD yang defenitif.

“Ini hanya sementara. Saya panggil Pak Subhan ketemu saya beberapa hari lalu untuk tolong bantu Bupati dan Wakil Bupati sama-sama mempersiapkan direktur defenitif. Kita menyadari aturan bahwa menjadi direktur rumah sakit itu harus seorang dokter,” ujar Bupati.

Baca Juga:  Diuji Dengan 3 Pertanyaan ini, Peserta Ternyata Tak Paham Sejarah

Meski hanya sementara, Bupati mengajak seluruh jajaran RSUD, baik tenaga medis, para dokter dan lainnya untuk membantu direktur agar hal-hal yang sudah baik selama ini dipertahankan serta ditingkatkan, sementara yang belum baik diperbaiki bersama-sama.

Bupati Freddy berharap, wajah RSUD Kaimana bisa mengalami perubahan di tangan pelaksana tugas Direktur Subhan Hasanoesi. Sebagai kepala daerah, pihaknya akan terus memberikan perhatian terhadap pelayanan RSUD Kaimana.

“Kaimana ini rumah kita, Kaimana ini milik kita, dan Kaimana ini untuk kita semua. Kepada direktur yang baru, harapan saya semoga wajah RSUD ini bisa banyak perubahan,” harapnya.

Kesempatan yang sama, Plt. Direktur Subhan Hasanoesi mengatakan, meskipun tugas yang diberikan ini sangat singkat, sekitar satu atau dua bulan, dirinya akan mencoba melakukan yang terbaik.

“Saya punya kegembiraan, setelah bertemu Bapak Bupati, beliau memberikan arahan bahwa tugas ini sangat singkat, kurang lebih sekitar satu atau dua bulan. Walaupun pendek, saya akan mencoba melakukan yang terbaik, sehingga menjadi cerita sejarah bahwa hanya seorang perawat yang pernah duduki direktur,” ujarnya.

Diakui, tugas sebagai direktur cukup berat dan sulit, sesuai pengalaman dua direktur sebelumnya. Hal ini lantaran rumah sakit berbeda karakteristiknya dengan dinas-dinas lainnya, dimana rumah sakit memiliki dua fungsi yakni fungsi managerial dan fungsi teknis.

Baca Juga:  Bahas Isi Rancangan RPJMD, Gabungan Komisi DPRD Kaimana dan OPD Gelar Rapat

Didalam itu lanjut dia, isinya banyak karakter orang yang bekerja dan yang dilayani rata-rata semuanya adalah orang susah atau orang sakit.

“Ini amanah yang sangat berat bagi kami. Tetapi kami punya harapan, dilihat dari gestur perhatian Bupati yang kami catat, sejak dilantik sudah sekitar 4 kali mengunjungi RSUD. Menurut kami ini langkah baik karena beliau memberikan atensi khusus untuk kami. Harapan kami dengan empat kali berkunjung, mudah-mudahan bapak akan mendukung kami, sehingga pelayanan untuk orang sakit yang saya maksudkan tadi bisa kita pecahkan bersama-sama,” tutupnya.

Sementara Dokter Joulanda pada kesempatan yang sama menyampaikan permohonan maaf jika selama bertugas banyak membuat kesalahan. Ia mengatakan mengundurkan diri lebih awal karena pertimbangan kesehatan.

“Saya di Kaimana kurang lebih 21 tahun, setelah dari Fakfak tahun 1996-1999. Dari perjalanan karir, saya sudah tidak layak lagi, kesehatan sudah tidak maksimal. Di rumah sakit ini puncaknya stres saya, terutama waktu menghadapi Covid-19,” ujarnya sembari berharap di tangan direktur baru, RSUD Kaimana kedepan bisa lebih baik. |RED|KN1|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Pimpin Misa Natal, Pastor Yohanes Ajak Umat Katolik Kaimana Tidak Remehkan Hal Kecil   

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Perayaan misa Natal di Gereja Katolik Paroki Santo Martinus Kota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *