
KAIMANANEWS.COM – Wakil Bupati Kaimana, Isak Waryensi, S.Tr, Selasa (20/1/2026) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di RSUD Kaimana.
Kunjungan mendadak Wakil Bupati Kaimana ini bertujuan untuk melihat dari dekat aktivitas pelayanan yang diberikan pihak RSUD kepada para pasien, termasuk memastikan ketersediaan sarana prasarana dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Pantauan media ini, saat mendatangi sejumlah unit pelayanan, Wakil Bupati Isak Waryensi tampak didampingi langsung Direktur RSUD Kaimana, dr. Vinsensia Thie.
Adapun tempat yang disambangi Wakil Bupati dalam kegiatan ini adalah polik umum, IGD, serta dilanjutkan dengan pertemuan dan dialog dengan para petugas kesehatan di Aula RSUD.
Wakil Bupati usai pertemuan menjelaskan, kedatangannya di RSUD Kaimana selain mengecek sistim kerja dan pelayanan disetiap ruangan, juga melihat kekurangan dihadapi pihak RSUD, sehingga kedepan bisa dibenahi secara bertahap sehingga kedepan sistim pelayanan bisa lebih baik.
“Kemudian kami dengan tegas mengingatkan para petugas untuk tetap melaksanakan tugas dengan baik. Jangan lagi ada sekat-sekat bernuansa politik dalam pelayanan. Kita harus tinggalkan semua itu dan melihat kedepan agar pelayanan di RSUD ini bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Ditanya hasil pantauan sekilas terkait pelayanan di RSUD Kaimana, Wabup dengan tegas mengatakan pelayanan di RSUD Kaimana sudah mulai membaik. Karenanya, ia menyampaikan terima kasih kepada Direktur RSUD dan jajarannya yang telah menunjukkan kinerja yang bagus.
“Menurut penilaian kami pelayanan di RSUD Kabupaten Kaimana ini sudah mulai membaik,” ujarnya menjawab pertanyaan wartawan, sembari meminta pihak RSUD agar terus memaksimalkan pelayanan.
Disisi lain Wabup akui, ada beberapa kendala yang dikeluhkan pihak RSUD dan berharap mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah. Diantaranya terkait tenaga PJLP yang beberapa diantaranya perlu dipertahankan karena menangani bidang teknis.
Selain itu, pihak RSUD juga melaporkan kekurangan fasilitas penunjang untuk melayani pasien, seperti kursi roda dan tempat tidur. Kebutuhan akan fasilitas ini akan menjadi perhatian Pemerintah Daerah dan untuk pengadaannya akan disesuaikan dengan Pagu anggaran.
“Kita semua tahu bahwa ada efisiensi anggaran di seluruh Indonesia termasuk kita di Kabupaten Kaimana. Tadi saya diskusi dengan Direktur bahwa kekurangan ini akan menjadi perhatian pemerintah daerah. Nanti kami akan duduk bersama lagi supaya memastikan kebutuhannya berapa banyak untuk disesuaikan dengan Pagu anggaran,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, Wabup tegaskan bahwa pembangunan bidang kesehatan dan pendidikan tetap menjadi fokus utama perhatian pemerintah daerah. “Fokus kami pemerintah daerah ada di bidang kesehatan dan pendidikan dan ini merupakan hal yang urgen,” pungkasnya. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik