
KAIMANA– Menyikapi pelaksanaan Konferensi Besar Masyarakat Adat Papua (KBMAP) IV di Kaimana yang dijadwalkan 25-30 Oktober 2021, Kapolres Kaimana mengadakan tatap muka dengan para Tokoh Adat (Toda), Tokoh Agama (Toga), Tokoh Pemuda (Topem) dan Tokoh Perempuan (Toper) se-Kaimana, Kamis (30/9/2021).
Kapolres Kaimana, AKBP I Ketut Widiarta, SIK, MH, pada pembukaan kegiatan menyampaikan terima kasih atas kehadiran para tokoh masyarakat dalam kegiatan ini.
Dikatakan, masalah keamanan dan ketertiban berkaitan dengan kegiatan KBMAP IV di Kabupaten Kaimana menjadi tanggungjawab bersama, bukan hanya Kepolisian tetapi juga seluruh masyarakat.
Untuk itu, peran tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan sangat dibutuhkan untuk memberi contoh yang baik kepada masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Kapolres jelaskan, sampai saat ini, situasi Kabupaten Kaimana dengan jumlah penduduk 62.000 lebih masih dalam keadaan aman dan kondusif. Namun kita jangan sampai terlena karena mungkin ada oknum yang tidak bertanggungjawab yang mau mengacaukan keadaan.
“Kenapa KBMAP IV ini dibuat di Kaimana, karena Kaimana ini aman dan konfusif. Tetapi kita tidak boleh terlena. Mungkin saja ada oknum yang tidak bertanggungjawab yang ingin mengacaukan keadaan. Sehingga kita harus sama-sama menjaganya,” ungkap Kapolres di Rumah Makan Belia.
Harapan yang sama juga disampaikan Ketua Dewan Adat Kaimana, Johan Werfete. Dalam sambutannya, Johan mengajak seluruh masyarakat Kaimana, baik dari suku asli maupun suku nusantara untuk mendukung kegiatan KBMAP IV.
Dijelaskan, KBMAP ini sudah tiga kali digelar dan yang keempat akan dilaksanakan di Kabupaten Kaimana. KBMAP merupakan kegiatan Dewan Adat sebagai organisasi kultur yang digelar setiap lima tahun dengan tujuan untuk melakukan evaluasi kinerja dan pemilihan dewan pengurus baru.
“Mari bersama-sama mendukung kegiatan KBMAP yang rencananya akan dilaksanakan 25-30 Oktober 2021. Kita sama-sama jaga keamanan, kami juga tentu akan membangun kebersamaan dengan pihak keamanan,” ungkap Johan. |RED|KN1|

KAIMANA NEWS Media Informasi Publik