
KAIMANANEWS.COM- Duta Besar Seychelles untuk Indonesia, Nico Barito yang juga merupakan utusan khusus Presiden Sechelles untuk negara-negara Asean, dalam kunjungan kenegaraan selama empat hari di Kaimana menitipkan pesan bijak kepada masyarakat Kaimana yang memiliki potensi alam yang indah sama seperti negaranya Seychelles.
“Kaimana mempunyai alam yang begitu indah sama seperti negara saya Seychelles. Potensinya sama. Tuhan telah memberikan begitu banyak berkah kepada Kaimana. Kita harus percaya jangan selalu merasa aku tertinggal, aku kekurangan. Kalau kita percaya kepada Tuhan tidak ada yang tertinggal, tidak ada yang kekurangan,” ujarnya disela menghadiri perayaan misa tri hari suci Kamis Putih di Gereja Katolik Santo Martinus Kaimana didampingi Bupati Kaimana Freddy Thie, Kamis (14/4/2022).
Dikatakan, yang perlu dilakukan agar daerah bisa maju dan berkembang adalah semangat untuk menerima dan mempelajari hal-hal baik. “Yang diperlukan dari kita adalah semangat. Kita mau mencari tahu dan mau belajar. Kita juga bisa menerima masukan-masukan yang baik dan menyerap mana yang baik dan yang buruk, baru akhirnya kita bisa maju dan berkembang,” ucap Dubes yang sangat fasih berbahasa Indonesia ini.

Dubes Nico Barito yang kedatangannya disambut hangat masyarakat adat Kaimana ini juga mengatakan, untuk menjadikan Kaimana kedepannya maju dan berkembang seperti negara Seychelles, dibutuhkan kesadaran warga masyarakatnya untuk menjaga kelestarian lingkungan dan alam sekitar.
“Ekonomi Seychelles memang maju. Kita maju karena kuasa dan kasih Tuhan. Alam yang indah, pantai yang indah, kami jaga baik. Kami tidak ada gas, tidak ada tambang, tidak ada emas. Tuhan hanya titipkan kepada Seychelles alam dan pantai yang indah. Rakyat Seychelles dari usia kecil sudah tahu ini alam harus kita jaga, pantai harus kita jaga, jangan dirusak dan jangan dijadikan tempat buang sampah,” imbuh Dubes yang akan meninggalkan Kaimana dan kembali ke Jakarta pada Senin (18/4).
Sembari memperkenalkan negaranya yang memiliki luas lautan 1,4 Juta kilometer persegi, diakhir pesan bijaknya, Dubes Nico Barito juga mengatakan, dahulu Seychelles juga merupakan negara yang sangat sulit dijangkau, namun karena upaya keras pemerintah dan masyarakatnya dalam mempromosikan potensi laut dan pantai, Seychelles akhirnya menjadi maju dan berkembang.

“Jangan pernah merasa Kaimana susah konektivitas. Seychelles juga dulu susah konektivitas, tetapi sekarang begitu banyak pesawat yang keluar masuk. Itu karena pemerintahnya rajin mempromosikan potensi alam dan laut yang dimiliki dan masyarakatnya sangat terbuka menerima masukan dari siapa saja yang mau memajukan daerahnya,” ujarnya seraya mengucap terima kasih kepada Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kaimana yang sudah menyambutnya dengan baik.
Untuk diketahui, Seychelles merupakan sebuah negara kepulauan beribukota Victoria yang terletak di Samudera Hindia, tepatnya sebelah timur lepas pantai Benua Afrika dan timur Madagaskar. Seychelles merupakan salah satu ‘surga’ tersembunyi di dunia.
Sebagai salah satu negara kepulauan, Seychelles memiliki 115 pulau, dengan penduduk sekitar 87.000 jiwa yang terdiri dari berbagai ras. Seychelles memiliki luas wilayah 455 kilometer persegi yang terbagi atas 23 distrik. Hampir seluruh pulau tersebut dihiasi pantai dan pemandangan yang luar biasa mempesona. |RED|KN1|



























KAIMANA NEWS Media Informasi Publik