
KAIMANA- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kaimana melalui alokasi dana APBD tahun ini, memprogramkan penambahan areal pengembangan komoditas pala seluas 278,46 hektar. Lokasi pengembangan akan difokuskan di Distrik Kaimana dan Distrik Yamor.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kaimana, Aristoteles Idorway, S.ST mengatakan, pengembangan 278,46 ha pala ini diluar dari program pengembangan dan rehabibilitasi yang dicanangkan Kementerian Pertanian RI seluas 650 hektar.
“Ini dibiayai APBD Kabupaten Kaimana, bukan bagian dari 650 hektar yag dicanangkan Kementerian Pertanian RI,” ungkapnya disela pencanangan penanaman pala program Kementerian Pertanian RI seluas 650 hektar di Kampung Marsi belum lama ini.
Dijelaskan, program yang dibiayai APBD ini, akan difokuskan di 3 kampung dalam wilayah Distrik Kaimana yakni; Kampung Sisir seluas 44,67 hektar, Murano 44,67 hektar dan Foroma Jaya seluas 22,12 hektar.
Sementara di wilayah Distrik Yamor, pengembangan akan difokuskan pada 5 kampung yakni; Kampung Urubika seluas 62 hektar, Muri/Ure 24 hektar, Erega 39 hektar, Hetahima 25 hektar dan Paparo 17 hektar.
Ditambahkan, jika disatukan dengan program Kementerian Pertanian masing-masing perluasan areal tanaman 150 hektar dan rehabilitasi tanaman pala seluas 500 hektar, maka total areal pengembangan pala di Kabupaten Kaimana Tahun 2018 adalah kurang lebih 1 juta hektar.
“Sebagai penanggungjawab program, kami berharap masyarakat bisa menerima dan melaksanakan ini dengan baik, sehingga bisa membawa manfaat bagi pemenuhan kebutuhan hidup di masa yang akan datang,” ujarnya. (KNT)
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik