
KAIMANANEWS.COM- Perayaan misa kamis putih di Gereja Katolik Paroki Santo Martinus Kaimana, Kamis (28/3/2024) malam berlangsung khidmat.
Misa yang dihadiri ratusan umat wilayah Kota Kaimana ini, dipimpin langsung Pastor Paroki Santo Martinus, Romo Stanislaus Jenambur, O.Carm.
Kamis Putih sendiri merupakan satu dari tri hari suci yang diperingati umat Katolik di seluruh dunia menyambut Paskah.
Kamis Putih merupakan momen mengenang peristiwa Yesus membasuh kaki ke-12 rasulnya dan mengadakan perjamuan terakhir sebelum penyaliban.
‘Tinggalah di sini dan berjaga-jaga dengan Aku’ merupakan ajakan Yesus kepada tiga orang muridnya ketika berada di Taman Zaitun sesaat mendekati kematian.

Momentum mengenang peristiwa terakhir bersama tiga orang muridnya inilah yang diperingati umat katolik pada malam Kamis Putih, dimana usai misa dilanjutkan dengan upacara tuguran secara bergilir hingga subuh untuk setiap lingkungan.
Tuguran merupakan simbol umat Katolik ikut berjaga dan menemani Yesus yang sedang berdoa di Taman Getsemani.
Pastor Stanislaus dalam khotbahnya mengatakan, ada dua pesan penting dari perayaan Kamis Putih yakni mencintai dan melayani dalam kesederhanaan.
“Yesus mengajarkan umatNya untuk saling mengasihi satu dengan yang lain dan menjadi sahabat bagi sesama tanpa membeda-bedakan,” ujar Pastor Stanis sembari mengajak umat Katolik Kaimana untuk meneladani Yesus dalam kehidupan sehari-hari.
Perayaan misa kamis putih ditutup dengan pemindahan dan perarakan sakramen maha kudus, untuk selanjutnya pada Jumat (29/3/2024) umat Katolik merayakan Jumat Agung, mengenang peristiwa Yesus wafat di kayu salib. |RED|







KAIMANA NEWS Media Informasi Publik