Home / Berita Utama / RISMA Janji Tingkatkan Kompetensi Guru, Sejajarkan Sekolah di Kota dan Kampung

RISMA Janji Tingkatkan Kompetensi Guru, Sejajarkan Sekolah di Kota dan Kampung

Bagikan Artikel ini:

PASANGAN Rita Teurupun-Leonardo Syakema (RISMA) terus tancap gas mensosialisasikan visi misi dan janji kerja membangun Kaimana di tengah gempuran kritikan dan sindiran yang diarahkan kepada keduanya.

Dalam kegiatan kampanye terbuka terbatas di RT Palapa, Rabu (7/10/2020), Cabup Rita Teurupun yang didampingi Cawabup Leonardo Syakema berjanji, akan mewujudkan Kaimana cerdas dan sehat dengan menempatkan urusan pendidikan dan kesehatan pada urutan pertama janji kerja keduanya.

“Pepatah mengatakan, tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina. Sampai kita tua pun, pendidikan tetap lah berguna. Makanya salah satu rencana kerja kami adalah mewujudkan Kaimana cerdas dan sehat. Anak-anak di kota sudah bisa bersaing, tapi bagaimana dengan anak-anak di kampung,” ungkap Rita.

Untuk mewujudkan itu lanjut Cabup perempuan pertama di Papua Barat ini, Risma akan menelurkan kebijakan berupa peningkatan kompetensi guru dan program sertifikasi bagi guru yang belum memenuhi syarat, agar anak-anak di kampung sejajar dengan anak-anak di kota.

Baca Juga:  BKPSDM Kaimana Usulkan 540 Tenaga Kontrak Masuk Data Base Calon PPPK Paruh Waktu

“Kami punya kerinduan, suatu saat anak-anak dari Ure sampai Pigo, mereka bisa berdayung perahu datang ke kota untuk bersaing dalam kegiatan cerdas cermat di tingkat kabupaten. Untuk itulah maka implementasi program dan kegiatan dari 5 janji kerja kami di bidang pendidikan adalah meningkatkan kompetensi guru yang belum bersertifikasi, dia boleh memiliki sertifikat mengajar agar anak-anak di tingkat kampung sejajar dengan mereka yang ada di kota,” ungkap Rita disambut tepuk tangan setuju massa pendukung.

Disebutkan, banyak guru di Kaimana yang belum memiliki sertifikat mengajar. Bahkan ada lulusan SMA di kampung, yang terpaksa mengajar karena merasa terpanggil untuk membantu adik-adiknya yang ditinggalkan gurunya yang sedang ke kota.

Baca Juga:  Dinas PPPA Kaimana Gelar Kegiatan Fasilitasi PPEP Asli Papua

Upaya ini sangat luar biasa, namun secara aturan yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan, lulusan SMA ini tidak diperkenankan untuk mengajar, apalagi tidak memiliki sertifikasi. Fakta ini lanjut Rita, menjadi bahan evaluasi bagi Risma untuk kemudian dituangkan dalam rencana kerja lima tahun kedepan.

“Mereka lulusan SMA, tidak punya latar belakang sebagai seorang pendidik. Hanya rasa kemanusiaan untuk membantu adik-adiknya lah maka mereka masuk menjadi guru. Tetapi apakah benar mengangkat guru hanya karena ingin mengajar? Secara aturan di Kementerian Pendidikan, itu tidak boleh. Mereka yang tidak memiliki sertifikasi guru tidak dibolehkan mengajar depan kelas. Inilah mengapa kami ingin meningkatkan kompetensi guru,” ujar Cabup yang selama 38 tahun mengabdi sebagai ASN di Kaimana ini. |AWI|KN1|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Bupati Kaimana Lepas Pawai Obor Menyambut Idul Adha 1447 Hijriah

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Bupati Kaimana, Drs. Hasan Achmad, M.Si melepas secara resmi kegiatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *