
KAIMANANEWS.COM – Tahun ini, selain komoditas lainnya, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kaimana juga akan fokus pada pengembangan padi di tiga wilayah yakni Nagura, Kambala dan Avona.
Tiga wilayah ini akan dijadikan sebagai kawasan sentra beras untuk tiga wilayah distrik, yakni; Nagura untuk Distrik Arguni Bawah, Kambala untuk Distrik Buruway dan Avona untuk Distrik Etna.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kaimana, Alexander Furay, S.TP., M.Si mengatakan ini saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (10/4/2026).
Dikatakan, selain tiga wilayah ini, pihaknya juga akan melihat potensi dan peluang di wilayah Distrik Yamor dan Kambrauw, sehingga program pengembangan padi masuk di semua distrik, sehingga akan menjadi sentra beras untuk wilayah yang bersangkutan.
“Tahun ini ada tiga wilayah yang kita fokus pengembangan padi. Untuk pengembangan lanjutan itu di Nagura 7 hektar, sekaligus menjadi kawasaan sentra beras untuk Arguni Bawah. Kemudian di Kambala baru pengembangan tahap awal. Kita harapankan semoga nanti jadi sentra beras untuk kawasan Buruway. Dan juga ada 2 hektar di Avona, itu kita rencana sebagai lokasi awal untuk pengembangan padi di kawasan Teluk Etna,” ungkapnya.
Dikatakan, pihaknya akan terus secara bertahap melakukan pengembangan padi untuk memenuhi kebutuhan pangan, selain pengembangan komoditas lainnya. Apabila ada kampung yang masyarakatnya tertarik mengembangkan padi dan struktur tanahnya memenuhi syarat, pihaknya akan berupaya mengakomodir.
“Yang kita belum kembangkan tahun ini di Distrik Kambrauw dan Yamor. Kami harap tahun depan bisa diakomodir sehingga semua distrik ada program ini. Nanti dalam perjalanan waktu, kalau ada kampung yang tertarik dan memenuhi syarat, dan masyarakatnya mau tanam padi, kita upayakan untuk diakomodir,” pungkasnya. |isw|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik