Home / Berita Utama / Kado HUT RI, 3 Kampung Dapat Dana 100 Juta

Kado HUT RI, 3 Kampung Dapat Dana 100 Juta

Bagikan Artikel ini:

KAIMANA- Sebanyak 3 kampung di tiga wilayah distrik mendapat hadiah berupa uang tunai sebesar  Rp.100 Juta dari lomba kebersihan dan keindahan kampung yang digelar dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-73.

Tiga kampung dimaksud adalah; Kampung Boiya/Lakahia Distrik Teluk Etna, Kampung Namatota Distrik Kaimana dan Kampung Weswasa Distrik Teluk Arguni.

 Hadiah diserahkan secara simbolis oleh Bupati Matias Mairuma pada acara Resepsi Kenegaraan HUT RI ke-73 yang dilaksanakan di Gedung Pertemuan Casuarina Krooy, Jumat (17/8/2018) malam.

Lomba kampung yang dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Kaimana, yang diikuti pemberian hadiah berupa dana pembinaan ini, didasarkan pada Keputusan Bupati Kaimana Nomor: 414.6/135/VIII/Tahun 2018 Tanggal 16 Agustus 2018.

Baca Juga:  Satgas Covid Kaimana: Ajakan Berhenti Total 3 Hari 'Hoax'

Adapun hasil penilaian dan besaran hadiah ditetapkan sebesar Rp. 50.000.000 untuk juara I Kampung Boiya/Lakahia dengan perolehan nilai 455, menyusul Kampung Namatota sebesar Rp.30.000.000 dengan jumlah nilai 420, serta Kampung Weswasa sebesar Rp.20.000.000 dengan nilai 375.

Bupati Matias Mairuma pada penyerahan hadiah mengatakan, hadiah bagi juara lomba kampung ini diberikan untuk memotivasi aparat dan masyarakat kampung agar lebih giat membangun kampung. Dana ini diharapkan bisa digunakan untuk kepentingan seluruh masyarakat kampung.

Bupati juga ingatkan, saat ini pemerintah kampung diwajibkan oleh undang-undang untuk membuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kampung (RPJMK) dan juga menyiapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBK), serta Rencana Strategis (Renstra) Kampung.

Baca Juga:  6-17 Mei, KM Tidar dan Tatamailau Istirahat Berlayar, Nggapulu Dilarang Angkut Penumpang

Bupati berharap, aparatur distrik yang jumlahnya menumpuk di ibukota distrik, bisa menyebar ke kampung-kampung untuk melakukan pendampingan dan pembinaan kepada aparatur kampung untuk menyiapkan RPJMK, APBK dan Renstra.

“Hari ini kepala desa dituntut untuk punya RPJMK, APBK dan Renstra. Mereka mungkin tidak bisa melakukan itu, karena OPD saja banyak yang tidak punya Renstra. Supaya ini bisa terlaksana, saya minta aparat distrik yang jumlahnya sampai puluhan orang di ibukota distrik, kalau bisa 1 orang untuk 3 desa, latih dan bimbing kepala kampung menyiapkan dokumen itu,” tegas Bupati. (KNT)   


Bagikan Artikel ini:

Check Also

DWP Kaimana Gelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 Hijriah

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Mempererat ikatan tali silahturahmi antar sesama anggota, Dharma Wanita Persatuan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *