Home / Berita Utama / 300 pelajar akan bawakan tari perdamaian pada pembukaan Pesparawi XII

300 pelajar akan bawakan tari perdamaian pada pembukaan Pesparawi XII

Bagikan Artikel ini:

Ratusan pelajar saat latihan tari perdamaian menyambut pembukaan Pesparawi September mendatang.

KOTA SENJA- Sebanyak 300 pelajar kristiani dan islam dari beberapa sekolah di Kota Kaimana akan meramaikan pembukaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) ke XII se-Tanah Papua, yang akan dilaksanakan di Kabupaten Kaimana 7 September mendatang. Mereka akan mempersembahkan tari perdamaian, yang mengisahkan tentang kehidupan orang Papua zaman dahulu sebelum masuknya injil.

Pelatih tari, Andi Bibireme kepada Kaimana News menjelaskan, selain penari, tari kolosal bertajuk perdamaian ini juga akan didukung oleh 10 musisi, yang akan memainkan beberapa alat musik tradisional seperti tifa dan lainnya. Saat ini, tahapan latihan sudah mencapai delapan puluh persen. Latihan sendiri langsung dilaksanakan di Stadion Triton, yang sudah ditetapkan sebagai lokasi pembukaan Pesparawi.

Baca Juga:  Rekomendasi Tertulis Gerindra Untuk Freddy-Hasbullah Diserahkan Saat Kongres

Ditambahkan, tari perdamaian merupakan tari kreasi baru yang mengisahkan tentang kehidupan orang Papua dahulu yang suka berperang dan menyembah berhala, sebelum mengenal injil. Tari ini akan melibatkan 300 pelajar yang dipilih dari beberapa SMP se-Kota Kaimana, masing-masing 50 dari SMP YPK, YPPK dan Yapis, serta 70 orang dari SMPN I dan SMPN 3.

Ratusan penari lanjut staf pada Dinas Perindagkop UMKM Kaimana ini, akan tampil dalam lima formasi gerakan. Untuk setiap gerakan, penari berhijab akan berada pada bagian tengah, diikuti penari tak berhijab. Sedangkan penari pria akan ditempatkan pada barisan paling luar. Formasi seperti ini lanjut dia, diatur mengikuti tema tari, dimana setiap penari harus saling menjaga dan melindungi.

Baca Juga:  Bakal Gelar Patroli Berskala Besar, Kendaraan Berknalpot Brong akan Dikandangkan

“Total penari 300 orang, ada beberapa yang berhijab. Supaya kelihatan seragam, nanti pada saat tampil mereka akan mengenakan asesories mahkota, termasuk penari putra. Karena temanya tari perdamaian, maka formasinya diatur untuk saling melindungi. Nanti adik-adik yang berhijab kita tempatkan pada bagian tengah, diikuti yang non hijab dan paling luar penari putra,” pungkas Andi. ***


Bagikan Artikel ini:

Check Also

DWP Kaimana Gelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 Hijriah

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Mempererat ikatan tali silahturahmi antar sesama anggota, Dharma Wanita Persatuan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *