
MASYARAKAT Kota Kaimana, terutama pengguna jalan raya, rupanya merasa sangat terganggu dengan adanya tumpahan pasir dan batu krikil (Sirtu) di jalan umum, yang berasal dari truk pengangkut tak berpenutup beberapa hari belakangan.
Tumpahan pasir dan batu krikil dimaksud, disebut sangat mengganggu pengguna jalan lainnya yang melintas. Pasalnya, tumpahan Sirtu memenuhi seluruh badan jalan, mulai dari pintu Pelabuhan Kaimana, Jalan Trikora dan seterusnya.
Masyarakat meminta pengusaha atau kontraktor yang melaksanakan aktivitas pengangkutan Sirtu agar menghargai pengguna jalan lainnya, dengan memperhatikan secara baik sistim pengangkutan.
“Ini jalan umum bukan jalan pribadi. Hargai pengguna jalan lainnya. Kalau bisa bak truk pengangkutnya ditutup, atau kalau sudah ada tumpahan seperti ini tolong siapkan petugas khusus untuk menyapu,” ujar warga kesal.
Akibat tumpahan ini aku warga, selain menimbulkan kecelakaan akibat kendaraan yang terpleset, juga menyebabkan kesehatan terganggu akibat debu. |AWI|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik