Home / Berita Utama / Frans Amerbay: Program TERKABUL 4 M dan 100 Juta Sudah Final, DPRD Siap Kawal

Frans Amerbay: Program TERKABUL 4 M dan 100 Juta Sudah Final, DPRD Siap Kawal

Bagikan Artikel ini:

POLITISI senior dari Partai Golkar, Frans Amerbay, SE mengatakan, program bantuan perumahan senilai Rp.4 Miliar dan bantuan operasional untuk RT dalam kota sebesar Rp.100 juta per tahun, sesungguhnya sudah final.

Sebanyak 12 dari 20 anggota DPRD Kaimana yang berasal dari partai pengusung pasangan Freddy Thie-Hasbulla Furuada (TERKABUL) siap mengamankan penganggarannya dan siap membuat regulasi terkait pemanfaatannya.

Pria yang pernah 25 tahun bekerja sebagai akuntan di salah satu BUMN ini mengatakan, tidak ada yang salah dengan program bantuan 4 Miliar dan 100 Juta Terkabul. Bahkan jika ada yang bertanya tentang sumber uang, maka yang bersangkutan adalah manusia gagal paham.

“Bantuan 4 M dan 100 Juta untuk RT itu sebenarnya menurut saya sudah final. Kalau ada yang masih berdebat-debat, itu karena mereka gagal paham. Itu sudah final masuk dalam program, nanti kami yang berpikir bagaimana mekanisme pemanfaatannya,” ujar mantan Ketua DPRD Kaimana ini.

Dihadapan pendukung Terkabul di RT Mambruk, Senin (12/10/2020), Frans menjelaskan, untuk merealisasikan program dimaksud, tentu ada peraturan yang harus dibuat dan disepakati bersama antara DPRD dengan Pemerintah Daerah supaya pemanfaatannya jelas. Dana tersebut ingatnya, tidak untuk dibagi-bagikan langsung kepada masyarakat.

Baca Juga:  Yayasan EcoNusa Gelar Pelatihan Managemen Bagi Sejumlah Pengurus Koperasi

“Kita tentu akan buat peraturan, supaya programnya berjalan baik dan dananya juga dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Saya lihat komitmen pasangan Terkabul ini membuat disebelah itu gemetar dan mulai kelihatan stres. Dorang sudah mulai bicara dapat uang dari mana. Dibilang juga itu tidak ada aturannya. Ya kita akan buat aturan toh. Orang-orangnya petahana memang biasa bertahan dengan kata itu. Mereka tidak mau lihat masyarakat senang,” ungkap Frans.

Dikatakan, 11 tahun duduk di kursi DPRD Kaimana, dirinya sudah sangat paham dengan mekanisme penyusunan anggaran di lingkungan pemerintahan daerah. Sehingga jika penyaluran bantuan 4 Miliar dan 100 juta tersebut dimasukkan kedalam program pembangunan, maka itu menunjukkan adanya keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat.

“Pemerintah itu tidak datang bagi-bagi uang, tapi bikin program yang bisa dinikmati oleh masyarakat. Salah satunya bantuan perumahan itu. Kita perlu belajar dari program BBNL pemerintahan saat ini yang gagal. Program BBNL ini membantu tapi setengah hati,” ujarnya.

Baca Juga:  Catatan Akhir Tahun PWI: Kekerasan Fisik dan Digital Terhadap Wartawan Hingga Pilkada Serentak

Menutup orasi politiknya, Frans kembali mengingatkan bahwa program bantuan 4 Miliar dan 100 Juta sudah menjadi komitmen bersama Terkabul dan 12 angota DPRD. Bantuan tersebut akan dianggarkan melalui APBD, dengan terlebih dahulu membuat regulasi.

“APBD kita setiap tahun akan bertambah. Sekarang hampir 1,3 Triliun. Tahun depan itu pasti naik. Apalagi kalau ada komitmen bersama kepala daerah dan DPRD, kita akan perbesar APBD kita. Caranya bagaimana? ya kita datang lobi ke Jakarta, bicara dengan kementerian-kementerian, anggaran apa yang bisa diturunkan ke Kabupaten Kaimana. Kalau kita tetap seperti ini ya kita tidak akan berubah. Saya merasa sedih ketika mendengar pertanyaan uang dari mana? Saya ini 11 tahun jadi anggota DPRD, saya tahu itu sampai ke rekening-rekening terkecil. Makanya mari kita benahi ini semua, kita buat perubahan dengan mendukung pasangan nomor urut 1 Terkabul,” tutup Frans. |DAR|KN1|


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Wakapolres Kaimana Dorong Peningkatan Disiplin Personel dan Penataan Administrasi

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Kehadiran Wakapolres Kaimana, Kompol Alexander M Hehalatu,S.H.,M.M.,M.H memberikan dampak positif …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *