
SEBANYAK 300 Kepala Keluarga (KK) di wilayah Distrik Kaimana mendapat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) program nasional Tahun 2019 senilai Rp.5.250.000.000. Bantuan diserahkan secara simbolis berupa buku tabungan kepada perwakilan penerima oleh Asisten I Setda Kaimana, Luther Rumpumbo, S.Pd, Selasa (22/10/2019).
Penyerahan bantuan didampingi PPK Rumah Swadaya Provinsi Papua Barat Iryanto Sirait, ST,M.Si yang sekaligus menyerahkan SK Program BSPS kepada Pemda Kaimana, Kepala Bidang Perumahan Dinas Pertanahan Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kaimana Hanafi Wania, S.STP, serta Kepala Departemen Layanan Bank Papua Kaimana, Djuanda Rahayaan selaku Bank penyalur.
Kepala Bidang Perumahan pada Dinas Pertanahan Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kaimana, Hanafi Wania, saat dikonfirmasi di Gedung Pertemuan Kota Kaimana menjelaskan, 300 unit bantuan stimulan perumahan swadaya untuk Kaimana ini terbagi dalam 4 wilayah yakni; Kaimana Kota 105 unit, Kelurahan Krooy 96 unit, Kampung Trikora 82 unit dan Kampung Marsi 17 unit.
Setiap unit rumah mendapat dana stimulan sebesar Rp.17.500.000 yang dialokasikan melalui Bank Papua. Menurut Hanafi, bantuan disalurkan dalam bentuk bahan bangunan setelah proses transaksi antara penerima bantuan melalui Bank Papua dengan pihak distributor. “Penerima bantuan terima dalam bentuk bahan bangunan. Ambilnya di distributor yang melakukan kerjasama dengan bank,” terangnya.
Ia menambahkan, untuk tahun 2020, pihaknya telah mengusulkan tambahan bantuan sebanyak 317 unit untuk kawasan pesisir, diantaranya daerah pesisir Kaimana II dari Sisir hingga Lobo, Arguni Bawah sampai Arguni Atas, serta Kambrauw. “Kami berharap usulan ini disetujui sehingga kebutuhan masyarakat akan perumahan layak bisa terpenuhi secara bertahap,” ungkapnya.
Menganggapi usulan ini, PPK Rumah Swadaya Provinsi Papua Barat, Iryanto Sirait menegaskan, disetujui atau tidaknya usulan tersebut oleh Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR tergantung kemampuan dan kesiapan para penerima bantuan di Kaimana untuk menyelesaikan pembangunan rumah yang sudah terdaftar.
“Tahun lalu Kaimana dapat bantuan 160 unit dengan nilai 2,4 Miliar. Tahun ini dapat lagi 300 unit dengan nilai 5.250.000.000. Peningkatan ini menunjukkan adanya kepercayaan bahwa Kaimana tahun lalu bagus, artinya semua rumah sudah selesai dikerjakan. Jadi bila mau jumlahnya ditambah, tanggungjawab ada penerima bantuan, karena uang 17.500.000 itu ada di rekening masing-masing dan bagaimana mengelolanya,” ujar Iryanto. |AWI|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik