
KAIMANANEWS.COM – Kepala Badan Layanan Umum Daerah (Blud) Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan KKP Kaimana-Fakfak, Eli Auwe mengatakan sesuai hasil monitoring yang dilakukan Yayasan Konservasi Indonesia (YKI) dan BLUD UPTD KKP Kaimana tercatat sebanyak 98 ekor hiu paus bermigrasi atau berada di wilayah perairan laut Kabupaten Kaimana.
Eli Auwe menyampaikan ini saat dikonfirmasi awak media disela-sela kegiatan Dimensinasi Hasil Studi Daya Dukung Pariwisata Hiu Paus Kaimana di Grand Papua Hotel Kaimana belum lama ini.
“Dari 98 hiu paus tersebut, beberapa diantaranya telah dipasangi alat transmitter tag gun, agar lebih mudah melakukan pemantauan pola pergerakan dari hiu paus itu sendiri. Selain mendeteksi, alat ini juga berfungsi memberikan sinyal tentang perjalanan hiu paus,” terang mantan Sekretaris Dinas Perikanan Kaimana ini.
Menurutnya, hiu paus yang berada di perairan Kaimana melakukan perjalanan ke Australia, NTB, Samudera Hindia, Samudera Pasifik, Teluk Cenderawasih dan kembali ke Kaimana.
Ia berharap, masyarakat tidak menyentuh hiu paus dan membunyikan mesin longboat pada jarak dekat. Masyarakat diminta menjaga jarak saat ingin berinteraksi, untuk memberikan keamanan serta kenyamanan pada hiu paus. |SMI|RED|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik