Home / Berita Utama / Acara Sering Molor, Wagub Papua Barat Minta Stop Tradisi ‘Jam Karet’

Acara Sering Molor, Wagub Papua Barat Minta Stop Tradisi ‘Jam Karet’

Bagikan Artikel ini:

Wagub PB Mohamad Lakotani pada acara halal bi halal dan pentas seni islam yang digelar IPNU dan IPPNU Kaimana.

KOTA SENJA- Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, SH,M.Si mengajak masyarakat Papua Barat umumnya, agar belajar hidup displin dengan menghargai detik demi detik waktu yang tersedia. Tradisi ‘jam karet’ alias kebiasaan molor dalam setiap moment kegiatan yang sering terjadi selama ini harap dihilangkan.

Wagub Lakotani mengatakan ini saat hadir dalam acara Halal bi Halal dan Pentas Seni Islam yang diselenggarakan Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Kaimana belum lama ini.

Baca Juga:  Kantor Pertanahan Lakukan Redistribusi 489 Bidang Tanah di Kelurahan Kaimana dan Krooy

Menurut Mantan Kepala Distrik Buruway dan Kepala BPMP-KB Kaimana ini, kebiasaan menunda pekerjaan atau hadir tidak tepat waktu disetiap kegiatan, selain merusak jadwal yang sudah disepakati, juga membuat setiap item acara tidak berjalan maksimal.

Ia berharap, masyarakat Papua Barat umumnya, merubah kebiasaan yang kurang baik selama ini, sehingga kedepan bisa menjadi individu yang lebih disiplin dalam segala hal.

Baca Juga:  Parjal Soal Transmigrasi Palu: Jangan Timbulkan Konflik Sosial di Fakfak

“Kita selalu bermain-main dengan waktu, seringkali kegiatan molor berjam-jam dari jadwal. Saya berharap, kebiasaan ini dikurangi dan tidak boleh lagi dilakukan. Mari kita belajar disiplin dengan menghargai detik demi detik waktu. Ini peringatan untuk kita semua yang ada di Papua Barat ini, supaya hasil dari setiap kegiatan itu bisa maksimal,” ajak Lakotani. ***


Bagikan Artikel ini:

Check Also

Tim GTRA Kaimana dan Provinsi Papua Barat Gelar Zoom Meeting Perkuat Komitmen Pelaksanaan Reforma Agraria

Bagikan Artikel ini: KAIMANANEWS.COM – Tim Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Tahun 2026 Kabupaten Kaimana …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *