
KAIMANANEWS.COM – Penantian panjang masyarakat Kampung Urisa, Distrik Teluk Arguni Bawah, Kabupaten Kaimana untuk mendapatkan air bersih akhirnya perlahan terjawab.
Air bersih kini sudah masuk ditengah kampung dan akan segera disalurkan ke rumah-rumah penduduk. Jika sebelumnya untuk mendapatkan air bersih masyarakat harus menempuh jarak sejauh 10 Kilometer, kini berkat bantuan dari negara Perancis sumber air pun menjadi dekat.
Didier Perez, Ahli Ekologi dan Jaringan Perpipaan asal Perancis saat ditemui di Kantor Bappeda Litbang Kaimana setelah sehari sebelumnya meninjau perkembangan pekerjaan air bersih di Kampung Urisa, menceritakan awal mula program air bersih Kampung Urisa.
Dikatakan, menghadirkan air bersih di Kampung Urisa berawal dari dirinya bersama sejumlah rekan melaksanakan program Sains Biolocal Univercity tentang lingkungan dan marga satwa di wilayah Arguni pada 7 tahun lalu. Kampung Urisa dipilih untuk program penyediaan air bersih karena letak sumber mata air dari kampung mereka sangat jauh.
Perez dan rekan-rekannya saat itu melakukan pertemuan dengan sejumlah stakeholder pemerintah dan salah satu pengusaha ternama untuk membahas bantuan anggaran. Namun sayang bantuan tersebut tidak bisa didapat karena lokasi pekerjaan yang tidak dikenali.

“Akhirnya saya melakukan komunikasi dengan teman-teman di Perancis. Disana ada satu kota pabrik pesawat airbush bernama KIota Toulouse untuk bertemu direkturnya membahas kerjasama antara kota Perancis dan kota lain. Walaupun mereka tidak tau Desa Urisa tetapi mereka setuju memberikan bantuan dana,” terang Perez, Selasa (6/9/2022).
Bantuan dana pun cair tetapi jumlahnya tidak mencukupi karena kondisi Desa Urisa yang tidak ada jaringan listrik dan jarak desa dengan sumber mata air juga terlampau jauh yakni 10 Kilometer.
Selain itu lanjut Perez, program ini juga harus bisa dimanfaatkan untuk jangka waktu panjang 50 sehingga desain program dan pekerjaannya harus benar-benar dilakukan secara maksimal hingga nantinya sampai ke rumah-rumah penduduk.
“Biasanya kita di Perancis membangun pekerjaan seperti ini harus berfungsi untuk 50 tahun kedepan dan bukan hanya sesaat, sehingga program ini kita kerjakan dengan pertimbangan semuanya harus memadai dan air bersih harus mengalir sampai ke rumah-rumah penduduk,”ucapnya.
Perez menyebut, pembangunan saluran air di Desa Urisa dirancang dengan menggunakan panel surya, pipa buatan Perancis, resolver dan teknologi lainnya yang lebih maju untuk memberikan pelayanan maksimal sehingga bisa bertahan lama. “Masyarakat disana sangat bahagia dengan hadirnya air bersih ditengah-tengah mereka,” ungkapnya.|RED|KN1|




















KAIMANA NEWS Media Informasi Publik