
GEREJA Katolik Paroki Santo Martinus Kaimana tetap melaksanakan ibadah/misa, baik misa sabtu petang untuk pelajar maupun misa Minggu (22/3).
Namun pihak gereja menghentikan sementara waktu prosesi jabat tangan atau salam damai dan berkat anak yang biasa dilakukan setelah penerimaan komuni.
Hal ini disampaikan Pastor Paroki Santo Martinus Kaimana, Romo Suitbertus Marsanto, O.Carm saat dikonfirmasi, Sabtu (21/3/2020).
Dikatakan, dengan mewabahnya virus Covid-19 ini, Gereja Katolik Kaimana juga turut prihatin dan akan membatasi sejumlah kegiatan yang melibatkan banyak orang.
Namun untuk pekan ini lanjutnya, misa akan tetap berjalan, tetapi prosesi salam damai dan pemberkatan anak ditiadakan untuk sementara waktu.
Sedangkan untuk pekan depan lanjut Romo, aturan pembatasan akan ditingkatkan disesuaikan dengan perkembangan. Dan aturan ini harus terlebih dahulu diumumkan kepada umat.
“Untuk sebentar dan besok minggu, kita hentikan jabat tangan dan pemberkatan anak. Misa tetap berjalan seperti biasa. Nanti untuk minggu depan kita akan lihat perkembangan dan harus diumumkan dulu, tidak bisa langsung dihentikan,” ujarnya.
Romo jelaskan, aturan ini merupakan inisiatif pihak gereja untuk meminimalisir dampak virus corona, sekaligus mendukung langkah Pemerintah dalam melakukan pencegahan penyebaran virus corona. |DAR|AWI|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik