
KAIMANANEWS.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana, Kamis (8/6/2023) menggelar Rapat Koordinasi Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA) melibatkan puluhan peserta perwakilan RSUD, 10 Puskesmas serta Balai Pengobatan Santo Martinus.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana, Jubair Rumakat, SKM mengatakan, rapat koordinasi PPIA ini merupakan kegiatan yang komprehensif dari pelayanan pencegahan penularan HIV-AIDS dari ibu ke anak.
Apabila ditemukan seorang ibu terinfeksi HIV-AIDS positif lanjutnya, akan dilakukan pencegahan agar tidak tertular pada anak.
“Misalnya pada saat persalinan harus mendapatkan pelayanan dari pihak Puskesmas maupun RSUD untuk mencegahnya,” ujar Jubair.
Dijelaskan, penularan HIV-AIDS dari ibu hamil ke anak, biasanya melalui jalan lahir pada saat persalinan dan pada saat menyusui.
Untuk itu, selama masa kehamilan, seorang ibu hamil wajib melakukan pemeriksaan dan perawatan oleh petugas kesehatan hingga masa persalinan dan sesudahnya, untuk memutus mata rantai penularan HIV-AIDS.
“Pelayanan pemeriksaan HIV-AIDS sangat penting dilakukan untuk mendeteksi dini adanya virus ini. Kalau kita sudah mengetahui status kita, kita bisa lebih berhati-hati. Demikian pula bagi para tenaga medis agar bisa lebih safety dalam memberikan pelayanan,” ujarnya.
Jubair berharap, melalui kegiatan ini seluruh pengelola program, baik bidan maupun tenaga perawat bisa bekerja semaksimal mungkin agar penularan HIV-AIDS dari ibu ke anak bisa ditekan. |SMI|RED|
KAIMANA NEWS Media Informasi Publik